Tempat penampungan akhir sampah (TPA) Bukit Pinang Kota Samarinda menerapkan metode open dumping sehingga berpotensi menghasilkan lindi yang dapat mencemari lingkungan sekitarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sebaran air tanah terkontaminasi lindi dengan metode geolistrik, yaitu dengan cara menganalisis karakteristik geologi dan geomorfologi di sekitar TPA untuk menghasilan model dugaan sebaran air tanah dangkal terkontaminasi lindi di sekitar TPA tersebut. Hasil penelitian menunjukkan indikasi air tanah dangkal terkontaminasi lindi ditunjukan oleh sebaran nilai resistivitas 0,78 Ω.m sampai 9,37 Ω.m dan sebaran nilai chargeability -43,7 msec sampai -0,56 msec pada kedalaman 0 meter sampai 26,39 meter dan ketebalan 0,18 meter sampai 24,5 meter. Indikasi tersebut berada pada bagian utara, timur dan selatan TPA dengan pola sebaran mengikuti pola jurus (strike) lapisan batuan (N 20 E) dan pola aliran sungai di bagian timur TPA.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um024v2i12017p013
Copyrights © 2017