Kebijakan fiskal merupakan instrumen utama yang digunakan pemerintah untuk mengelola perekonomian, khususnya dalam mengatasi defisit anggaran yang kerap menjadi tantangan fiskal di berbagai negara, termasuk Indonesia. Penelitian ini merupakan tinjauan literatur yang merangkum dan mensintesis temuan dari berbagai kajian akademis mengenai kebijakan fiskal, pengelolaan APBN, efisiensi anggaran, serta perspektif ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa Indonesia menerapkan kebijakan fiskal ekspansif yang menyebabkan pengeluaran negara lebih besar daripada pendapatan, sehingga menghasilkan defisit anggaran yang ditutup melalui penerbitan surat utang dan pinjaman luar negeri. Kebijakan fiskal terbukti efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, mengendalikan inflasi, dan memperbaiki distribusi pendapatan, namun efektivitasnya sangat bergantung pada kualitas perencanaan, sistem penganggaran berbasis kinerja, transparansi, dan akuntabilitas birokrasi. Dalam perspektif ekonomi Islam, terdapat alternatif sumber pendapatan negara melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang memiliki potensi besar sebagai instrumen fiskal tambahan. Penelitian ini menyarankan reformasi kelembagaan, penguatan zero-based budgeting, serta sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter sebagai kunci dalam mencapai keseimbangan fiskal jangka panjang yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026