Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analysis of the Influence of Economic and Educational Factors on the Unemployment Rate in Indonesia Ayu Gracia Febrianti Hutapea; Christy Alicyanova Simatupang; Tamariska Tumanggor; Akmal Huda Nasution; Chairunnisa Zakina Adibra
Escalate : Economics and Business Journal Vol. 1 No. 02: Driving Change and Innovation in the Digital Age
Publisher : Takaza Innovatix Labs Ltd.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61536/escalate.v1i02.463

Abstract

This study aims to analyze the factors influencing the unemployment rate in Indonesia, particularly from economic and educational perspectives. The research employs a literature review method by examining relevant journals, books, and data from Statistics Indonesia. The findings indicate that economic factors such as economic growth, inflation, and minimum wages significantly affect the unemployment rate. Meanwhile, educational factors, including education level, skills, and the alignment between competencies and labor market demands, also play a crucial role in workforce absorption. However, the mismatch between education and industry needs, along with the lack of soft skills, remains a major cause of educated unemployment. Therefore, strong collaboration among the government, educational institutions, and industry is necessary to develop a competent workforce aligned with labor market demands.
Dinamika Ketimpangan Ekonomi dan Dampaknya terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Indonesia Trizsagita Altarevi Pasaribu; Nolita Frisa Naya; Arief Dido Setyawan Situkkir; Akmal Huda Nasution; Chairunnisa Zakina Adibra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketimpangan ekonomi merupakan salah satu permasalahan penting dalam pembangunan karena tidak hanya berkaitan dengan distribusi pendapatan, tetapi juga memengaruhi akses masyarakat terhadap pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan peluang kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika ketimpangan ekonomi serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), melalui pengkajian berbagai jurnal ilmiah, teori ekonomi pembangunan, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan ekonomi di Indonesia masih menjadi persoalan yang cukup signifikan dan cenderung dipengaruhi oleh faktor struktural, seperti ketidakmerataan pembangunan antar wilayah, rendahnya akses pendidikan, terbatasnya kesempatan kerja, serta belum meratanya pemanfaatan teknologi. Ketimpangan ekonomi juga terbukti memiliki hubungan erat dengan tingkat kemiskinan, keterbatasan mobilitas sosial, serta menurunnya kualitas hidup masyarakat. Selain itu, pertumbuhan ekonomi yang terjadi di Indonesia belum sepenuhnya bersifat inklusif karena manfaat pembangunan masih lebih banyak dirasakan oleh kelompok tertentu. Oleh karena itu, upaya pengurangan ketimpangan ekonomi memerlukan kebijakan pembangunan yang lebih inklusif, merata, dan berkeadilan agar kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara menyeluruh.
Dampak Kebijakan Moneter Terhadap Pengendalian Inflasi Di Indonesia (2019 – 2024) Fadia Rizki Harahap; Nindyah Ayuni Larasati; Akmal Huda Nasution; Chairunnisa Zakina Adibra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inflasi merupakan salah satu indikator utama dalam menjaga stabilitas ekonomi suatu negara. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia memiliki peran strategis dalam mengendalikan inflasi melalui berbagai instrumen seperti suku bunga, jumlah uang beredar, dan nilai tukar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kebijakan moneter terhadap pengendalian inflasi di Indonesia periode 2019–2024 menggunakan metode studi literatur. Data diperoleh dari jurnal ilmiah, laporan resmi, dan publikasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan moneter melalui instrumen suku bunga (BI7DRR), pengendalian jumlah uang beredar, serta stabilisasi nilai tukar memiliki pengaruh signifikan terhadap inflasi. Kebijakan moneter terbukti efektif dalam menjaga inflasi tetap berada dalam target, meskipun menghadapi tekanan eksternal seperti pandemi COVID-19 dan ketidakpastian global.
Pengangguran Terdidik dan Fenomena Overqualification di Pasar Kerja Indonesia Nadiah Dwi Lestari; Syafiza Talita Naila; Nathaniel Maradut Tua Butar-Butar; Akmal Huda Nasution; Chairunnisa Zakina Adibra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar kerja Indonesia tengah menghadapi tantangan ganda: tingginya angka pengangguran terdidik dan fenomena overqualification (kualifikasi berlebih). Artikel ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ekspektasi pasar kerja, kelebihan suplai lulusan perguruan tinggi, dan bagaimana hal ini bermuara pada overqualification di mana pekerja menerima pekerjaan di bawah tingkat pendidikan mereka. Melalui tinjauan literatur, ditemukan bahwa overqualification tidak hanya menjadi bentuk "pengangguran terselubung", tetapi juga membawa dampak negatif berupa wage penalty (penalti upah) dan penurunan kepuasan kerja. Solusi yang holistik diperlukan untuk menyelaraskan kurikulum pendidikan dengan permintaan industri (link and match).
Pengaruh Investasi dan Tenaga Kerja terhadap Pertumbuhan Ekonomi Nizhy Nizhy; Suci Rahma stefani; Tabitha Jenina Bangun; Chairunnisa Zakina Adibra; Akmal Huda Nasution
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji dampak investasi dan tenaga kerja terhadap laju pertumbuhan ekonomi melalui pendekatan kuantitatif. Dengan menerapkan metode analisis regresi linear berganda pada data sekunder, penelitian ini menemukan bahwa investasi secara parsial memberikan kontribusi positif dan signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penyediaan modal. Selain itu, faktor tenaga kerja juga terbukti memiliki pengaruh signifikan sebagai elemen penggerak produksi di tingkat regional. Secara simultan, integrasi kedua variabel tersebut berperan besar dalam menjelaskan dinamika Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Studi ini menyimpulkan bahwa akselerasi pembangunan ekonomi memerlukan sinkronisasi kebijakan antara perluasan investasi dan optimalisasi kompetensi tenaga kerja untuk menjamin pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan.
Efektivitas Kebijakan Fiskal dalam Mengatasi Defisit Anggaran (Tinjauan Literatur) Tamara Gresalia Silaban; Daniel Steven Fransiskus Manao; Rut Anggreni Siburian; Chairunnisa Zakina Adibra; Akmal Huda Nasution
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan fiskal merupakan instrumen utama yang digunakan pemerintah untuk mengelola perekonomian, khususnya dalam mengatasi defisit anggaran yang kerap menjadi tantangan fiskal di berbagai negara, termasuk Indonesia. Penelitian ini merupakan tinjauan literatur yang merangkum dan mensintesis temuan dari berbagai kajian akademis mengenai kebijakan fiskal, pengelolaan APBN, efisiensi anggaran, serta perspektif ekonomi Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa Indonesia menerapkan kebijakan fiskal ekspansif yang menyebabkan pengeluaran negara lebih besar daripada pendapatan, sehingga menghasilkan defisit anggaran yang ditutup melalui penerbitan surat utang dan pinjaman luar negeri. Kebijakan fiskal terbukti efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, mengendalikan inflasi, dan memperbaiki distribusi pendapatan, namun efektivitasnya sangat bergantung pada kualitas perencanaan, sistem penganggaran berbasis kinerja, transparansi, dan akuntabilitas birokrasi. Dalam perspektif ekonomi Islam, terdapat alternatif sumber pendapatan negara melalui zakat, infak, sedekah, dan wakaf yang memiliki potensi besar sebagai instrumen fiskal tambahan. Penelitian ini menyarankan reformasi kelembagaan, penguatan zero-based budgeting, serta sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter sebagai kunci dalam mencapai keseimbangan fiskal jangka panjang yang berkelanjutan.
Peran Ekonomi Makro dalam Perkembangan Ekonomi Digital dan Dampaknya terhadap Konsumsi Masyarakat Nur Syafira; Erwin Buulolo; Susi Silalahi; Akmal Huda Nasution; Chairunnisa Zakina Adibra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekonomi makro terhadap perspektif dan respon konsumen di era digital. Perkembangan dunia ekonomi digital yang pesat tidak hanya menciptakan kesempatan baru bagi pertumbuhan ekonomi, namun juga memunculkan tantangan serta perubahan perilaku konsumen yang memengaruhi perumusan kebijakan ekonomi makro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, dengan menelaah berbagai sumber tertulis seperti jurnal, artikel, karya ilmiah orang terdahulu yang berkaitan dengan ekonomi makro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi makro berperan terhadap perspektif dan respon konsumen di era digital melalui variabel inflasi dan suku bunga. Jika kedua variabel ini meningkat maka masyarakat akan menurunkan kegiatan konsumsinya sehingga berdampak dalam kegiatan ekonomi secara keseluruhan. Di sisi lain, perkembangan ekonomi digital membawa perubahan terhadap pola perilaku konsumen. Akibatnya konsumen cenderung berperilaku konsumtif, namun juga memiliki pengaruh positif terhadap pertumbuhan ekonomi misalnya meningkatkan produktivitas, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing dan meningkatkan pemerataan ekonomi.
Analisis Faktor-Faktor Makro yang Memengaruhi Kenaikan Harga Barang (Inflasi) di Indonesia Ayla Azzura Rusfa; Elizabet Noviola; Virra Mufidah; Akmal Huda Nasution; Chairunnisa Zakina Adibra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Inflasi merupakan salah satu tolok ukur utama dalam mengevaluasi stabilitas ekonomi karena berhubungan langsung dengan kemampuan daya beli masyarakat serta kinerja aktivitas ekonomi secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh variabel-variabel makroekonomi terhadap inflasi di Indonesia. Dengan fokus pada suku bunga, jumlah uang beredar, dan nilai tukar rupiah. Pendekatan yang diaplikasikan adalah penelitian deskriptif melalui studi literatur dengan mengolah data sekunder yang diperoleh dari jurnal ilmiah, buku, dan berbagai laporan resmi. Temuan kajian menunjukkan bahwa dinamika inflasi domestik dibentuk oleh kombinasi faktor moneter dan faktor eksternal yang saling berinteraksi. Suku bunga berperan sebagai alat kebijakan moneter untuk mengendalikan inflasi melalui pengaruhnya terhadap permintaan agregat, sedangkan pertumbuhan jumlah uang beredar cenderung berkorelasi positif dengan inflasi karena peningkatan likuiditas dalam perekonomian. Di samping itu, pergerakan nilai tukar memengaruhi inflasi melalui perubahan harga barang impor dan biaya produksi berdasarkan input impor. Ketiga variabel tersebut berinteraksi secara dinamis sesuai dengan perkembangan kondisi makroekonomi dan desain kebijakan yang diberlakukan. Dengan demikian, upaya pengendalian inflasi menuntut kebijakan yang terpadu dan responsif, meliputi penguatan stabilitas moneter, pengelolaan nilai tukar yang prudent, serta peningkatan kapasitas sisi produksi nasional.
Dampak Kebijakan Moneter terhadap Stabilitas Inflasi di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Domestik Mutiara Cicilia Sinaga; Muhammad Rafilza Rahma Pane; Alif Rizqy Aryaputra; Akmal Huda Nasution; Chairunnisa Zakina Adibra
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 01 (2026): Februari - Maret 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan moneter memainkan peran krusial dalam menjaga stabilitas inflasi, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi domestik seperti fluktuasi harga komoditas, gejolak nilai tukar rupiah, dan dampak pandemi. Penelitian ini menganalisis dampak kebijakan moneter Bank Indonesia (BI Rate, operasi pasar terbuka, dan cadangan wajib) terhadap stabilitas inflasi di Indonesia periode 2015-2025. Menggunakan model regresi vector autoregression (VAR) dengan data time series dari Bank Indonesia, BPS, dan World Bank, studi menemukan bahwa pengetatan moneter melalui kenaikan BI Rate secara signifikan menekan inflasi (koefisien -0,45, p<0,01), meskipun efeknya melemah saat indeks ketidakpastian ekonomi (EPU) domestik melonjak di atas 150 poin. Ketidakpastian domestik, yang dipicu oleh subsidi BBM dan konflik geopolitik, memperlemah transmisi kebijakan moneter hingga 25%. Implikasi kebijakan menekankan perlunya forward guidance dan koordinasi fiskal-moneter untuk meningkatkan efektivitas. Penelitian ini berkontribusi pada literatur ekonomi moneter Indonesia dengan bukti empiris terkini.
TRANSPARANSI DAN PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN BANK SYARIAH: KAJIAN LITERATUR SISTEMATIS Muffida Hani Pohan; Sri Muliani; Siti Adzkiah Khairunnisa; Akmal Huda Nasution; Sakina Balqis; Chairunnisa Zakina Adibra
Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi Vol. 3 No. 4 (2026): Juli : Jurnal Ilmiah Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/1tpmbm57

Abstract

Transparency and disclosure of financial reports are key pillars in maintaining accountability and public trust in Islamic banking institutions. This study aims to systematically review the literature related to the practices of transparency and disclosure of Islamic bank financial reports, identify factors that influence disclosure quality, and map research gaps that still need to be explored. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) with the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) approach, through a search of Scopus, Web of Science, and Google Scholar databases in the 2010–2024 period. A total of 35 articles that meet the inclusion criteria are analyzed in depth. The results of the study indicate that the level of Islamic bank disclosure is influenced by internal factors such as bank size, profitability, ownership structure, and the existence of a Sharia Supervisory Board (DPS), as well as external factors such as financial authority regulations, stakeholder pressure, and the level of development of a country's capital market. Furthermore, it was found that Sharia-based disclosure standards—as issued by the Accounting and Auditing Organization for Islamic Financial Institutions (AAOIFI)—have not been consistently applied across jurisdictions. This study provides a theoretical contribution to enriching understanding of the accountability of Islamic financial institutions, while also providing practical implications for regulators, bank management, and investors in improving the quality of Sharia-compliant financial reporting.