PT XYZ sebagai operator di Pelabuhan Panjang menghadapi permasalahan keterlambatan penyandaran kapal yang berdampak langsung pada peningkatan biaya operasional, seperti biaya tunggu, penanganan, dan penalti. Permasalahan ini timbul akibat alokasi dermaga yang belum optimal, terbatasnya fasilitas pelabuhan, serta faktor eksternal seperti cuaca dan keterbatasan kapal pemandu. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan alokasi dermaga dengan meminimalkan total biaya operasional kapal menggunakan pendekatan Cuckoo Search Algorithm (CSA). Model optimasi dirancang dalam bentuk pemrograman integer dengan mempertimbangkan berbagai pembatas seperti panjang dermaga, waktu aman antar kapal, slot dermaga, dan preferensi posisi sandar kapal. CSA dipilih karena kemampuannya dalam menangani ruang pencarian solusi yang besar dan kompleks secara efisien. Hasil simulasi terhadap 91 kapal selama periode 10 hari menunjukkan bahwa penerapan CSA mampu menekan biaya tunggu dari Rp878 juta menjadi Rp0 dan mengurangi biaya penalti hingga 74%. Secara keseluruhan, total biaya operasional kapal dapat ditekan sebesar 40–60%. Penelitian ini menunjukkan bahwa CSA efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data di pelabuhan. Kata kunci— Alokasi dermaga, Cuckoo Search Algorithm, Optimasi Biaya, Pelabuhan, Penjadwalan Kapal
Copyrights © 2026