terutama dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pengembangan karakter dan moral siswa. Etika sebagai dasar perilaku manusia menjadi fondasi utama bagi guru dalam melaksanakan tugasnya secara profesional, bukan hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik dan panutan. Guru profesional diharuskan memiliki keseimbangan kompetensi akademik, moral, dan sosial untuk dapat membentuk siswa yang berakhlak baik. Dalam pendidikan PAI, guru memiliki peran penting dalam menginternalisasikan nilai-nilai Islam lewat teladan, kebiasaan, dan pendekatan yang bersifat humanis. Namun, kemajuan teknologi dan dinamika masyarakat menimbulkan sejumlah tantangan, seperti krisis etika remaja, dampak media digital, serta kurangnya profesionalisme guru dalam menyesuaikan diri dengan perubahan. Oleh sebab itu, rekonstruksi peran guru PAI sangat penting, tidak hanya sebatas transfer pengetahuan, tetapi juga sebagai agen perubahan sosial yang mampu membentuk karakter siswa secara menyeluruh. Kerja sama antara guru, sekolah, dan orang tua merupakan elemen krusial untuk memaksimalkan pengembangan moral dan karakter siswa di zaman modern.
Copyrights © 2026