Permasalahan sampah organik dan kerentanan pangan di kawasan urban menjadi tantangan yang memerlukan solusi berkelanjutan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan warga Kampung Telolet Om, Karangbesuki, Malang melalui penerapan ekonomi sirkular berbasis integrasi maggot Black Soldier Fly (BSF) dan ayam petelur. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, penerapan teknologi, dan pendampingan intensif kepada 20 peserta yang terdiri dari ibu PKK, pemuda, dan kelompok rentan. Program mengintegrasikan pengolahan limbah organik rumah tangga menjadi pakan maggot BSF, substitusi pakan ayam petelur, produksi pupuk organik berupa bekas maggot (kasgot) dan pupuk organic (POC), serta aplikasinya pada urban farming. Evaluasi program menggunakan pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta dari 44,12% menjadi 53,82. Karya utama berupa sistem terintegrasi kandang ayam-maggot BSF, pupuk organik cair, dan kasgot yang berhasil mengurangi volume sampah organik serta menghasilkan produk pangan. Program ini memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan literasi lingkungan, ketahanan pangan rumah tangga, dan potensi ekonomi komunitas melalui diversifikasi produk berbasis ekonomi sirkular.
Copyrights © 2026