Kekerasan seksual pada anak merupakan salah satu masalah serius yang berdampak pada fisik, psikis, dan sosial anak. Salah satu faktor penyebab anak rentan menjadi korban adalah kurangnya pemahaman mengenai privasi tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai privasi tubuh sebagai upaya pencegahan kekerasan seksual pada siswa kelas 5 SD Negeri 2 Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan dilaksanakan melalui program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan metode ceramah interaktif, pemutaran video edukasi, diskusi, games, tanya jawab, serta role play yang disesuaikan dengan usia anak sekolah dasar. Sasaran kegiatan adalah 20 siswa dengan rentang usia 10–12 tahun. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai bagian tubuh yang bersifat pribadi, siapa yang boleh atau tidak boleh menyentuh, serta bagaimana cara bersikap dalam situasi berisiko. Peserta aktif mengikuti kegiatan, menunjukkan antusiasme, dan lebih berani menyampaikan pendapat. Dengan adanya edukasi ini, siswa memperoleh bekal untuk melindungi diri sejak dini, sehingga diharapkan mampu menurunkan risiko terjadinya kekerasan seksual pada anak.
Copyrights © 2026