BERDAYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
BERDAYA: Jurnal Pengabdian Masyarakat bertujuan untuk mempublikasikan jurnal pengabdian kepada masyarakat dan menyebarluaskan pemikiran atau konsep, yang mengutamakan kegiatan empiris dan hasil pengabdian yang telah dicapai dalam bidang Ilmu Pemerintahan pada khususnya dan bidang sosial humaniora pada umumnya. Persyaratan pemuatan naskah adalah belum pernah dipublikasikan atau tidak dipublikasikan pada jurnal pengabdian lain, naskah berasal dari kegiatan pengabdian lokal maupun internasional. BERDAYA: Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit dua kali dalam setahun, yaitu pada bulan April dan Oktober, dan merupakan jurnal yang dikelola oleh Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Islam Riau.
Articles
18 Documents
Strategi Pengembangan Potensi Kepemudaan Dalam Membantu Pemerintah Mengembangkan Industri Kreatif Di Kedah
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 02 (Oktober) (2023): BERDAYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/berdaya.2023.14761
Kelompok wirausahawan dalam membangun kehidupan masyarakat telah membuktikan keberhasilannya dengan efektif di beberapa negara. Kehadiran kelompok wirausahawan di Malaysia telah membangun nilai strategis. Tidak hanya sekedar menciptakan kesejahteraan masyarakat, melainkan telah membangun komunitas usaha masyarakat yang didasari oleh simbiosis mutualistik antara dua negara serumpun ini. Sejauh ini kelompok wirausahawan di kedua negara sebagian besar baik di Indonesia maupun di Malaysia, lebih banyak lahir relatif tidak sistematis. Permasalahan ini tidak bisa dipertahankan untuk jangka panjang, harus ada usaha membangun budaya usaha khususnya di kalangan generasi muda. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini menawarkan solusi membahas dua aspek penting yakni pertama, merumuskan model jaringan usaha pada komoditi kreatif di kalangan generasi muda. Kedua, merumuskan strategi pembinaan wirausaha muda dengan menempatkan potensi ASEAN sebagai pasar potensial industri kreatif di kalangan anak muda Malaysia khususnya di Kedah. Pembinaan dan pengembangan indusri kreatif dapat dilakukan pada generasi muda melalui usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang bertujuan untuk menumbuh kembangkan wirausahawan dalam membangun perekonomian masyarakat berdasarkan demokrasi ekonomi yang berkeadilan. Tim menyampaikan tentang Tujuan pembinaan industry kreatif sebagai contoh penerepan di Indonesia seperti yang tertuang dalam pasal 5 UU Undang-undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.
Pengembangan Kapasitas Pemerintah Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia Dalam Pelaksanaan Fungsi Pemerintahan
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 02 (Oktober) (2023): BERDAYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/berdaya.2023.14768
Pemerintah Mukim Singkir Yan Kedah Malaysia memiliki peranan yang penting terutama dalam menjalankan fungsi pemerintahan (pelayanan, pembangunan, dan pemberdayaan). Berdasarkan permasalahan dan fenomena faktual diperlukan pengembangan kapasitas dikarnakan tuntutan akan kinerja pemerintah yang efektif, efsien dan berlekanjutan. Pengembangan kapasitas bisa diartikan sebagai suatu upaya dan suatu strategi meningkatkan kinerja pemerintah. Kegiatan pengabdian internasional ini merupakan tindak lanjut Kerjasama antara Universitas Islam Riau dengan Universiti Utara Malaysia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja pemerintah Kampung Mukim Singkir dalam melaksanakan fungsi pemerintahan yang semakin kompleks. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan beberapa tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap monitoring dan evaluasi. Pelaksanaan kegitan dilakukan dengan tim turun kelapangan untuk memberikan bimbingan, materi (ceramah), membantu memecahkan masalah dan menunjukkan pentingnya perubahan. Dapat disimpulkan kegiatan pengabdian internasional telah berjalan dengan baik dan lancer. Mitra (Mukim Singkir) setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian memiliki pengetahuan dan pemahaman tentang kapasitas apa yang diperlukan dalam pelaksanaan fungsi pemerintahan dan kegiatan ini mampu meningkatkan kinerja pemerintah Mukim Singkir dalam penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien dan berkelanjutan. Selain itu hasil pengabdian menunjukkan mitra dan peserta pengabdian memiliki antusias dan merespon dengan baik kegiatan pengabdian yang berlangsung hal ini terlihat dari aktifnya peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab.
Diskusi Perkembangan Demokrasi Dan Difusi Inovasi Pemerintahan Di Negeri Kedah Darul Aman, Malaysia
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 02 (Oktober) (2023): BERDAYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/berdaya.2023.14773
Kebaruan politik dipandang sebagai salah satu cara terbaik untuk menjembatani kesenjangan yang ada dalam lanskap politik negara saat ini dalam upaya menyukseskan keinginan Malaysia untuk mencapai status negara berpenghasilan tinggi, selain mewujudkan visi negara. pada tahun 2020. Tulisan ini akan melihat prioritas penciptaan kebaruan politik dalam lanskap politik nasional dengan melihat apakah hal tersebut merupakan bentuk keinginan atau keharusan dalam mengubah cara berpikir, serta pendekatan politisi terhadap politik. seperti sistem demokrasi di Malaysia. Kebaruan politik ditonjolkan untuk menemukan ide-ide kreatif guna memperbaiki sistem politik di Malaysia. Sebab, pola politik di Malaysia memerlukan perubahan paradigma menuju tata kelola politik yang kompetitif, lebih matang, dan terbuka sesuai modelnya sendiri. Hal ini agar segala keputusan yang diambil mengutamakan rakyat. Kebaruan politik memungkinkan politik beradaptasi dengan perkembangan peradaban manusia di abad ke-21. Pengabdian ini berlangsung di Negara Bagian Kedah dengan sasaran kelompok masyarakat dan tokoh desa. Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion dengan memaksimalkan pertukaran informasi, strategi pembangunan, best practice inovasi pemerintah sebagai pembanding dan menyerap aspirasi kelompok sasaran dalam pengembangan inovasi di Negara Bagian Kedah. Eksternal PkM ini terdiri dari eksternal wajib berupa laporan PkM dan bahan ajar pada mata kuliah Inovasi Pemerintahan. Sedangkan penambahan eksternalnya adalah publikasi pada jurnal PkM. PkM ini terdiri dari dosen-dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan dan bekerjasama dengan dosen-dosen Universiti Utara Malaysia untuk memperkenalkan inovasi berbasis teknologi informasi melalui pengembangan website untuk masyarakat di Negara Bagian Kedah Malaysia.
PENGEMBANGAN KAPASITAS PEMERINTAH DALAM KEBIJAKAN PENDIDIKAN: SEBUAH ALTERNATIF UNTUK MENGOPTIMALKAN CETAK BIRU PENDIDIKAN MALAYSIA 2013-2025 (SEKOLAH) MELALUI PENDEKATAN KOLABORATIF DI KAMPUNG MUKIM SINGKIR KEDAH MALAYSIA
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 02 (Oktober) (2023): BERDAYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/berdaya.2023.14855
This community service is a collaborative approach to strengthen the implementation of the Malaysian Education Blueprint 2013-2025 (Sekolah) by focusing on building government capacity in education policy. By involving various stakeholders, such as government agencies, educational institutions, communities, and civil society organizations, this approach aims to improve the quality and accessibility of education in Malaysia. we use knowledge sharing platforms to equip government officials with the necessary skills and knowledge in education policy with a collaborative approach through ICT. Creating an enabling environment that encourages continuous learning and innovation is critical. By prioritizing government capacity building and encouraging collaboration, Malaysia can effectively implement its education blueprint and make significant progress in providing quality education for the whole society. This community service was carried out in Kampung Mukim Singkir Yan Kedah, Malaysia.
Inovasi E-Government Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Di Negeri Kedah Malaysia
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 02 (Oktober) (2023): BERDAYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/berdaya.2023.14857
Pemerintah Malaysia selalu terbuka terhadap reformasi pelayanan publik dan memiliki sejarah panjang dalam memperkenalkan inovasi untuk meningkatkan operasional banyak organisasinya. Dengan adanya penerapan inovasi E-Government pemerintah dapat lebih mudah menjangkau masyarakat dalam cakupan wilayah yang luas. Tulisan ini akan melihat prioritas penciptaan kebaruan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Malaysia dengan menciptakan berbagai inovasi yang memanfaatkan E-Government. Hingga saat ini layanan E-Government di Malaysia masih terbatas dan penggunaannya masih rendah, meskipun reformasi ini telah mempengaruhi banyak kegiatan dan proses pemerintahan di tingkat nasional dan daerah. Pengabdian ini berlangsung di Negara Bagian Kedah dengan sasaran kelompok masyarakat dan tokoh desa. Metode yang digunakan adalah Focus Group Discussion dengan memaksimalkan pertukaran informasi, strategi pembangunan, best practice inovasi pemerintah sebagai pembanding dan menyerap aspirasi kelompok sasaran dalam pengembangan inovasi di Negara Bagian Kedah. Eksternal PkM ini terdiri dari eksternal wajib berupa laporan PkM dan bahan ajar pada mata kuliah Inovasi Pemerintahan. Sedangkan penambahan eksternalnya adalah publikasi pada jurnal PkM. PkM ini terdiri dari dosen-dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan dan bekerjasama dengan dosen-dosen Universiti Utara Malaysia untuk memperkenalkan inovasi berbasis teknologi informasi melalui pengembangan website untuk masyarakat di Negara Bagian Kedah Malaysia.
Strategi Pemberdayaan Kepemudaan Dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Di Kedah: Indonesia
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 01 (April) (2024): BERDAYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/berdaya.2024.14860
Peningkatan perekonomian masyarakat Malaysia terutama di Negeri Kedah melalui pemberdayaan kepemudaan masih ditenggarai memiliki beberapa permasalahan padahal peningkatan ekonomi dengan melibatkan kepemudaan sangat berperan untuk pembangunan jangka Panjang. Pengembangan kualitas, keterampilan, kepribadian serta kecakapan kepemudaaan jelas tidak bisa dicapai dengan hanya mengikuti pendidikan formal, tetapi dapat dilakukan melalui bentuk pemberdayaan kepemudaan dengan wadah organisasi atau kegiatan lainnya. Peningkatan ekonomi masyarakat di Kedah dengan pemberdayaan kepemudaan difokuskan melihat strategi yang tepat dalam pelaksanaan kedepan. Pelaksanaan peningkatan ekonomi masyarakat di Kedah sejauh ini belum berhasil dan membutuhkan peninjauan kembali terkait strategi yang digunakan. Hal ini disebabkan pemerataan sosialisasi pemerataan kinerja kepemudaan dan tingginya penolakan terhadap usia muda. Koordinasi kemitraan strategis antara pemerintah, swasta dan kepemudaan di Kedah dengan bantuan dalam bentuk dana dan peluang usaha sejauh ini masih belum berjalan secara efektif.
Pendampingan Penyelenggraan Pemerintahan Kampung Di Negeri Kedah Mlaysia Dalam Pelestarian Adat
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 01 (April) (2024): BERDAYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/berdaya.2024.14861
Memahami desa, maka tidak terlepas dari memahami hukum adat yang hidup dalam masyarakat desa dan berkembang serta dilestarikan oleh masyarakat desa sebagai bagian kehidupan masyarakat desa. Pengakuan terhadap desa dan hukum adat sejatinya tercermin dengan lahirnya peraturan pemerintah tentang desa dan kemdian diatur kembali oleh aturan yang lebih tinggi yaitu peraturan perundang-undangan. Indonesia dan Malaysia memiliki kesamaan kebudayaan dari sisi Bahasa, makanan dan kegiatan keagamaan. Sistem penyelenggraan pemerintahan kampung memiliki kesamaan jika melihat dari pendekatan social budaya kedua bangsa serumpun. Keggiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang penyelenggaraan pemerintahan desa dengan kesatuan masyarakat hukum adat di Indonesia kepada kampung di Kenegerian Kedah Malaysia. Memberikan pendampingan penyelenggaraan pemerintahan kampung di Kenegrian Kedah Malaysia agar memperhatikan nilai-nilai adat yang berlaku ditengah masyarakat. Memeberikan pemahan bagai aparatur pemerintahan kampung di Kenegrian Kedah Malaysia tentang penyelenggraan pemerintahan Kampung. Luaran dari kegiatan ini dapat menjedi referensi bahan ajar dan artikel pada jurnal nasional. Rencana kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan anggota mitra dai Universitas Utara Malaysia. Hasil pelaskanaan pengabdian bahwa masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan kenegerian Kedah dapat meningkatkan pemahan akan pelestarian adat budaya dan meningkatkan potensi pengembangan sector wisata berbasia budaya.
Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Pembangunan Di Kedah
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 01 (April) (2024): BERDAYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/berdaya.2024.14862
Pembangunan berkelanjutan bukan semata-mata tanggung jawab pemerintah atau perusahaan, namun juga tanggung jawab masyarakat secara keseluruhan. Partisipasi masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan mempunyai peranan yang sangat penting untuk memastikan bahwa pembangunan sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat, serta dapat meningkatkan kualitas hidup mereka dalam jangka panjang. Partisipasi masyarakat dapat membantu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan pembangunan, yang pada gilirannya dapat membantu mencegah korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan. Untuk mengatasi permasalahan partisipasi dan pembangunan, diperlukan upaya seluruh pemangku kepentingan dalam merancang suatu pembangunan berdasarkan aspirasi yang biasanya rutin dilakukan dengan kegiatan musyawarah dan reses pembangunan yang dilakukan oleh anggota legislatif. Tujuan partisipasi dalam suatu pembangunan adalah ketepatan sasaran pembangunanberdasarkan kebutuhan masyarakat. Di salah satu wilayah di Malaysia yaitu Kedah, permasalahannya hampir sama terjadi di wilayah di berbagai belahan dunia bahwa kemajuan perkotaan mengurangi partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Ini disebabkan oleh banyak hal termasuk aktivitas masyarakat yang sudah tidak ada waktu lagi kegiatan partisipasi pembangunan sehingga pembangunan terlaksana tidak sesuai dengan ketentuan keinginan dan kebutuhan masyarakat tetapi hanya kegiatan rutin pemerintah. Pergeseran ini harus terjadi ditangani oleh pemerintah dalam perkembangan teknologi. Partisipasi dapat tersampaikan melalui media atau aplikasi yang dapat diakses melalui komputer, laptop atau ponsel. Ini Perubahan orientasi pembangunan bermula dari kenyataan bahwa masyarakat miskin dalam pembangunan ekonomi tidak banyak dipromosikan dalam kemajuan pembangunan Harapan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah adanya transfer ilmu pengetahuan terkait partisipasi untuk pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan. Luaran dari hasil pengabdian masyarakat pada publikasi media nasional dan publikasi pada jurnal.
Upaya Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Dalam Politik Dan Proses Pemerintahan Di Kedah
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 01 (April) (2024): BERDAYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/berdaya.2024.14863
Partisipasi merupakan komponen penting dalam membangkitkan kemandirian dan proses pemberdayaan. Partisipasi aktif masyarakat dalam setiap proses pengambilan keputusan merupakan hal terpenting dalam pemberdayaan. Mulai menguatnya kesadaran politik yang menyuarakan dilaksanakannya proses demokratasi dalam praktik pemerintahan di Malaysia perlu mendapat perhatian serius, baik dari pemerintah Malaysia maupun pemerintah bagian di Kedah serta dari kelompok masyarakat yang ada di Kedah. Namun masih terdapat beberapa persoalan mendasar bagi upaya tumbuhnya proses demokratisasi politik dan pemerintahan di Kedah dan Malaysia pada umumnya. Pemecahan permasalahan ini perlu melibatkan lintas sector, adanya kerja sama yang baik antara pemerintah bagian Kedah, pemerintah Malaysia serta kelompok masyarakat sipil setempat untuk membangun partisipasi masyarakat di dalam proses politik dan pembangunan. Peningkatan Kerjasama dan Kolaborasi. Penting untuk membangun kemitraan yang kuat untuk membangun cultur demokrasi antara pemerintah Kedah, pemerintah Malaysia dan masyarakat sipil. Tujuan dari Kerjasama lintas sector disini adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat untuk terlibat secara langsung dalam proses politik dan pembangunan di Kedah dan Malaysia.
Manajemen Tata Kelola Bumdes Dalam Pengembangan Usaha Di Bumdesa Karya Usaha Bersama
BERDAYA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 01 (April) (2024): BERDAYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UIR PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25299/berdaya.2024.14864
Bumdes sebagai lembaga pengungkit perekonomian desa melalui peningkatan layanan umum dan mengoptimalkan asset desa, begitu juga dengan Bumdesa karya usaha Bersama merupakan lembaga yang melaksanakan berbagai program perekonomian yang memiliki beberapa uniat usaha yang berfungsi untuk menambah perekonomian masyarakat disekitar. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi bumdesa karya usaha Bersama disalah satu unit usahanya yaitu unit usaha air minum masak masih mengalami kendala yakni dalam pencatatan laporan ke pihak manajer BUMDesa masih melakukan sistem manual sehingga sering terjadi kesalahan dan kekeliruan, hal ini menjadi perhatian untuk dilakukan pelaksanan pengabdian dengan cara Melaksanakan sosialisasi dan praktek ke pihak BUMDesa dan juga pegawai khusus yang ada di unit usaha Air Minum Masak tersebut, Dan juga dilakukan pendampingan langsung tentang tata cara penggunaan sistem elektronik tersebut yang sudah dibuat dan disiapkan oleh Tim PKM. Dengan adanya layanan digital tersebut diharapkan pegawai pada bagian unit usaha masak dapat menikmati layanan secara mandiri berbasis digital melalui smartphone untuk bisa terhubung langsung dengan manajer BUMDesa dan juga ke bagian bendahara Bumdesa untuk pelaporan setiap unit usahanya.