Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produksi (HPP) pada UMKM Kopi Gerobakan KOSCA Birugo serta membandingkannya dengan metode full costing. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah masih digunakannya metode sederhana oleh UMKM yang belum memasukkan seluruh unsur biaya produksi secara lengkap, khususnya biaya overhead pabrik tetap. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis dilakukan dengan menghitung seluruh komponen biaya produksi, kemudian membandingkan hasil perhitungan HPP menurut metode UMKM dengan metode full costing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HPP menurut metode UMKM sebesar Rp6.791 per cup, sedangkan menurut metode full costing sebesar Rp7.092 per cup, dengan selisih Rp301. Perbedaan ini disebabkan karena metode full costing memasukkan seluruh biaya produksi, baik variabel maupun tetap, termasuk biaya penyusutan. Dengan demikian, metode full costing menghasilkan informasi biaya yang lebih akurat dan dapat digunakan sebagai dasar yang lebih tepat dalam penentuan harga jual dan perencanaan laba usaha.
Copyrights © 2026