Tradisi mangaji Yasin 41 kali di Pondok Pesantren Islamiyah Gunung Raya merupakan tradisi yang sudah diamalkan sejak tahun 2011. Tradisi mangaji Yasin 41 kali ini adalah salah satu penerimaan Al-Qur’an di pesantren. Tradisi mangaji Yasin 41 kali ini dilakukan dengan tujuan hajat seseorang agar dapat dikabulkan oleh Allah, baik itu meminta kesehatan dan keselamatan bagi orang yang menunaikan ibadah haji/umrah maupun orang yang sedang sakit parah dimintakan kesembuhan atau dimudahkan sakaratul mautnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap praktik Mangaji Yasin 41 kali di Pondok Pesantren Islamiyah Gunung Raya dan menganalisis pemaknaan masyarakat Gunung Baringin terhadap tradisi Mangaji Yasin 41 kali. Jenis penelitian ini termasuk dalam penelitian kualitatif mengandalkan data-data yang berasal dari lapangan (Field Research). Dalam penelitian ini untuk memperoleh data peneliti melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi di Pondok Pesantren Islamiyah Gunung Raya dengan teknik snowball sampling dan menggunakan teori pemaknaan sosiologi pengetahuan Karl Mannheim. Hasil penelitian ini menemukan bahwa praktik Mangaji Yasin 41 kali di Pondok Pesantren Islamiyah Gunung Raya dan masyarakat Gunung Baringin dengan mengumpulkan santri 39 dan 2 Ustad. Mangaji Yasin 41 kali ini dilakukan di mesjid Pondok Pesantren Islamiyah Gunung Raya atau di rumah shohibul hajat. Mangaji Yasin 41 kali dilakukan hanya sekali baca saja karena sudah dikumpulkan terlebih dahulu jema’ahnya 41 orang.
Copyrights © 2026