Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh praktik manajemen sumber daya manusia dan sistem penghargaan terhadap motivasi kerja pegawai pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Maros. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif, di mana data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 50 Aparatur Sipil Negara (ASN). Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik manajemen sumber daya manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja pegawai, yang berarti semakin baik penerapan praktik seperti rekrutmen, pelatihan, pengembangan, dan pemeliharaan sumber daya manusia, maka semakin tinggi motivasi kerja pegawai. Selain itu, sistem penghargaan juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, baik melalui penghargaan finansial maupun nonfinansial serta adanya keadilan dalam pemberiannya. Secara simultan, praktik manajemen sumber daya manusia dan sistem penghargaan memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi kerja pegawai, sehingga kedua variabel tersebut menjadi faktor penting dalam meningkatkan semangat kerja di lingkungan instansi pemerintah. Oleh karena itu, instansi diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan sumber daya manusia dan menerapkan sistem penghargaan yang adil serta efektif guna mendorong peningkatan motivasi dan kinerja pegawai secara optimal.
Copyrights © 2026