Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kerjasama tim, hubungan kerja, kompetensi, serta implementasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 70 responden yang merupakan karyawan pada objek penelitian. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kinerja karyawan sebagai faktor utama dalam mencapai tujuan organisasi, yang dipengaruhi oleh aspek internal maupun lingkungan kerja. Teknik analisis data yang digunakan meliputi uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi (R²), dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial kerjasama tim, kompetensi, dan implementasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Sementara itu, hubungan kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, keempat variabel independen tersebut berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kinerja karyawan tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh efektivitas kerja tim serta lingkungan kerja yang aman dan sehat. Kompetensi karyawan menjadi faktor dominan dalam meningkatkan kinerja, didukung oleh kerjasama tim yang baik dan penerapan K3 yang optimal. Dengan demikian, perusahaan perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat implementasi K3 guna mendukung terciptanya kinerja karyawan yang optimal dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026