Berdasarkan hasil analisis deskriptif, kegiatan mencetak menggunakan bahan alam telah terlaksana dengan sangat baik. Hal ini terlihat dari dominannya penilaian pada kategori Sangat Baik (SB), yaitu sebesar 68%, diikuti kategori Baik (24%), serta hanya 1 anak (4%) yang berada pada kategori Cukup. Hampir seluruh indikator pelaksanaan kegiatan, seperti kemampuan mengenali bahan, menyiapkan bahan, teknik mencetak, kemampuan bereksperimen, dan hasil estetika, menunjukkan capaian tinggi pada skor Berkembang Sangat Baik (BSB). Temuan ini menunjukkan bahwa secara proses, kegiatan mencetak menggunakan bahan alam sangat menarik, bermakna, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak usia dini. Hasil penilaian kreativitas anak menunjukkan bahwa sebagian besar responden mencapai kategori Berkembang Sangat Baik (BSB) sebesar 76%, 4% kategori BSH, dan 12% kategori MB. Tidak ada anak yang termasuk kategori Belum Berkembang (BB). Hasil uji t (Paired Sample t-Test) menunjukkan bahwa kegiatan mencetak menggunakan bahan alam memberikan pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kreativitas anak. Nilai t hitung sebesar 1,558 lebih kecil dari t tabel 2,080, dan nilai signifikansi 0,136 (> 0,05). Dengan demikian, H₀ diterima dan H₁ ditolak, yang berarti kegiatan mencetak menggunakan bahan alam tidak berpengaruh signifikan secara statistik terhadap kreativitas anak. Hasil penelitian ini sejalan dengan berbagai literatur yang menyatakan bahwa kreativitas anak tidak hanya ditentukan oleh satu bentuk kegiatan, tetapi hasil kombinasi lingkungan, stimulasi, dan pengalaman.
Copyrights © 2026