Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya hasil belajar IPAS pada siswa kelas IV di SD Negeri Biringkaloro. Masalah utama bersumber dari penggunaan metode pembelajaran konvensional yang didominasi oleh ceramah guru, sehingga interaksi di dalam kelas menjadi searah. Akibatnya, siswa menjadi pasif, kurang antusias, dan kesulitan memahami konsep materi IPAS yang kompleks. Penelitian ini bertujuan secara spesifik untuk menguji pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) yang dikombinasikan dengan media visual Kotak Kartu Misterius (KOKAMI). Metode penelitian yang diterapkan adalah kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Penentuan sampel dilakukan melalui teknik purposive sampling, yang membagi subjek ke dalam kelas eksperimen (IV A) dan kelas kontrol (IV B). Data dikumpulkan menggunakan instrumen tes objektif pilihan ganda melalui tahap pretest dan posttest. Analisis data dilakukan secara komprehensif menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian mengonfirmasi adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan. Berdasarkan uji hipotesis, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 < 0,05, yang berarti Hᴏ ditolak dan H₁ diterima. Secara deskriptif, kelas eksperimen menunjukkan performa yang jauh lebih unggul dibandingkan kelas kontrol. Kesimpulannya, integrasi model TGT dan media KOKAMI terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan aktif serta penguasaan kognitif siswa pada mata pelajaran IPAS
Copyrights © 2026