Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April

Konstruksi Sosial Mahasiswi Pendidikan Sosiologi Angkatan 2023 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dalam Memaknai Representasi Kecantikan di Aplikasi Tiktok

Sunita Hamzah (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)
Stevany Afrizal (Universitas Sultan Ageng Tirtayasa)



Article Info

Publish Date
16 Apr 2026

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kuatnya pengaruh media sosial, khususnya TikTok, dalam membentuk representasi kecantikan yang sering kali bersifat bias dan mereproduksi standar kecantikan patriarkal. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana Mahasiswi Pendidikan Sosiologi Angkatan 2023 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa mengonstruksi pemaknaan terhadap representasi kecantikan tersebut melalui perspektif sosiologi gender. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling, melibatkan lima informan yang merupakan pengguna aktif TikTok dan sering berinteraksi dengan konten kecantikan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teori konstruksi sosial Berger dan Luckmann. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaknaan informan terbentuk melalui tiga tahap dialektis, yaitu eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi. Pada tahap eksternalisasi, informan terpapar berbagai konten kecantikan yang menampilkan standar ideal tertentu. Pada tahap objektivasi, standar tersebut dipersepsikan sebagai sesuatu yang umum dan wajar dalam masyarakat. Sementara itu, pada tahap internalisasi, informan mulai merefleksikan dan menafsirkan makna kecantikan berdasarkan pengalaman dan nilai pribadi. Informan menyadari bahwa standar kecantikan dominan seperti kulit cerah, wajah glowing, dan tubuh ideal merupakan hasil konstruksi sosial yang diperkuat oleh algoritma media sosial dan industri kecantikan. Meskipun terdapat tekanan sosial untuk mengikuti standar tersebut, informan menunjukkan adanya kesadaran kritis dalam menyikapi representasi kecantikan di TikTok. Mereka mampu menegosiasikan makna kecantikan secara lebih fleksibel, tidak sepenuhnya terikat pada standar dominan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa TikTok berperan sebagai agen sosialisasi digital yang kuat, namun konstruksi makna tetap dipengaruhi oleh kemampuan reflektif individu. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan literasi media dan pendidikan kritis gender bagi mahasiswa.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

RIGGS

Publisher

Subject

Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Electrical & Electronics Engineering Engineering

Description

Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to ...