Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris mengenai peran kebijakan dividen dalam memediasi pengaruh likuiditas, perputaran modal kerja, dan struktur kepemilikan terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling, sehingga diperoleh sebanyak 35 perusahaan yang memenuhi kriteria penelitian. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Square (SEM-PLS) melalui perangkat lunak WarpPLS versi 8.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sementara itu, perputaran modal kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, sedangkan struktur kepemilikan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap nilai perusahaan. Di sisi lain, likuiditas, perputaran modal kerja, dan struktur kepemilikan masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kebijakan dividen. Kebijakan dividen sendiri terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan, yang menunjukkan bahwa pembagian dividen dapat meningkatkan persepsi investor terhadap nilai perusahaan. Dalam peran mediasi, kebijakan dividen mampu memediasi pengaruh likuiditas terhadap nilai perusahaan. Namun demikian, kebijakan dividen tidak mampu memediasi pengaruh perputaran modal kerja maupun struktur kepemilikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini memberikan implikasi bahwa kebijakan dividen memiliki peran strategis dalam meningkatkan nilai perusahaan, khususnya dalam kaitannya dengan kondisi likuiditas perusahaan. Oleh karena itu, manajemen perusahaan perlu mempertimbangkan kebijakan dividen secara optimal sebagai bagian dari strategi keuangan yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026