This study examines the multivariate relationship between professional attitudes, technical competence, and work ethic in a Teaching Factory (TEFA)-based industrial practice context among fashion students. A quantitative correlational design was employed involving 120 vocational students. Data were collected using validated Likert-scale instruments and analyzed using multivariate regression and canonical correlation. The findings reveal a significant relationship (p 0.05), with technical competence as the strongest predictor of work ethic. The integration of TEFA and employability perspectives represents the novelty of this study. The results emphasize the importance of aligning technical skills and professional attitudes to enhance students’ employability and readiness for industry. Implications highlight the need for strengthening industry-based curriculum and project-based learning approaches. Penelitian ini mengkaji hubungan multivariat antara sikap profesional, kompetensi teknis, dan etos kerja dalam konteks praktik industri berbasis Teaching Factory (TEFA) pada mahasiswa fesyen. Desain korelasional kuantitatif digunakan dengan melibatkan 120 siswa kejuruan. Data dikumpulkan dengan menggunakan instrumen skala Likert yang telah divalidasi dan dianalisis menggunakan regresi multivariat dan korelasi kanonik. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan (p 0,05), dengan kompetensi teknis sebagai prediktor terkuat terhadap etos kerja. Integrasi TEFA dan perspektif kelayakan kerja mewakili hal baru dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya menyelaraskan keterampilan teknis dan sikap profesional untuk meningkatkan kemampuan kerja dan kesiapan siswa dalam dunia kerja. Implikasinya menyoroti perlunya penguatan kurikulum berbasis industri dan pendekatan pembelajaran berbasis proyek.
Copyrights © 2026