Program pemberdayaan masyarakat merupakan pendekatan pembangunan yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam proses perubahan sosial, ekonomi, dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial program pemberdayaan masyarakat terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga di Kampung Syabes, Distrik Yendidori, Kabupaten Biak Numfor. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap 8 informan (kepala kampung, sekretaris, bendahara, aparat kampung, tokoh adat, dan tokoh pemuda), serta studi kepustakaan. Analisis data dilakukan melalui reduksi data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori kapabilitas (capability approach) dari Amartya Sen (2009) yang menekankan peningkatan kemampuan dasar manusia (capabilities) dan kebebasan substantif sebagai tujuan pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemberdayaan masyarakat di Kampung Syabes yang mencakup tiga fokus utama (rumah layak huni, fasilitas sanitasi dan dukungan kesehatan serta pendidikan, dan ekonomi produktif) telah memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan keluarga. Program rumah layak huni dinilai paling berhasil karena memberikan dampak langsung dan nyata, diikuti oleh peningkatan fasilitas sanitasi dan akses air bersih. Program ekonomi produktif menunjukkan hasil yang menggembirakan meskipun skalanya masih terbatas. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa program pemberdayaan masyarakat yang partisipatif dan berbasis kebutuhan lokal efektif dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga. Disarankan penguatan program ekonomi produktif, pemeliharaan infrastruktur yang berkelanjutan, serta perluasan cakupan manfaat kepada seluruh warga.
Copyrights © 2023