Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi efektif yang diterapkan oleh Kepala Kampung Sundey dalam pembinaan generasi muda di wilayah Distrik Biak Timur, Kabupaten Biak Numfor. Generasi muda sebagai aset bangsa memerlukan pendekatan komunikasi yang sesuai dengan karakteristik mereka yang dinamis, kritis, dan terbuka terhadap perubahan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, penelitian ini melibatkan Kepala Kampung, pemuda, dan tokoh masyarakat sebagai informan utama. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan lima indikator strategi komunikasi: komunikator, pesan, media, komunikan, dan efek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Kampung menerapkan tiga strategi utama: (1) mengenal kondisi generasi muda terlebih dahulu sebelum melakukan pembinaan, (2) melakukan pendekatan personal untuk menciptakan suasana kekeluargaan, dan (3) melibatkan generasi muda secara aktif dalam kegiatan-kegiatan kampung. Media komunikasi yang digunakan meliputi komunikasi tatap muka langsung, pertemuan rutin di balai kampung, diskusi kelompok, serta pemanfaatan media sosial seperti Facebook dan WhatsApp. Efek yang dihasilkan meliputi peningkatan kesadaran, motivasi, dan perilaku positif generasi muda, meskipun masih terdapat segmen yang belum optimal. Kendala yang dihadapi meliputi rendahnya tingkat pendidikan dan ekonomi, serta kurangnya kesadaran sebagian generasi muda untuk terlibat aktif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi efektif dengan komunikator yang kredibel, pesan yang jelas dan membangun, media yang sesuai, serta pemahaman terhadap karakteristik generasi muda, mampu menciptakan pembinaan yang positif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2023