Perkembangan teknologi yang pesat telah membawa dampak signifikan terhadap pola asuh anak, terutama dalam penggunaan gadget pada anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran komunikasi orang tua dalam mencegah kecanduan gadget pada anak usia dini di Desa Anggraidi, Kabupaten Biak Numfor. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam terhadap 10 informan (orang tua dan tenaga kesehatan), serta studi kepustakaan. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana. Teori yang digunakan adalah enam gaya komunikasi dari Stewart L. Tubbs dan Sylvia Moss, yaitu controlling, equalitarian, structuring, dynamic, relinquishing, dan withdrawal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya komunikasi equalitarian, structuring, dan dynamic lebih efektif dalam membentuk perilaku penggunaan gadget pada anak, sementara gaya relinquishing dan withdrawal justru meningkatkan risiko kecanduan. Hambatan utama adalah kesibukan orang tua dan pengaruh lingkungan sebaya. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi orang tua yang aktif, dua arah, dan terstruktur sangat penting untuk mencegah kecanduan gadget pada anak usia dini. Disarankan agar orang tua meningkatkan pendampingan, membatasi waktu penggunaan gadget, dan menjadi teladan yang baik.
Copyrights © 2025