Penelitian ini membahas penerapan konsep green economy sebagai upaya menyeimbangkan aktivitas ekonomi dan pelestarian lingkungan pada agrowisata nanas di Desa Tangkit Baru, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi. Provinsi Jambi merupakan salah satu sentra produksi nanas di Indonesia, dengan Kabupaten Muaro Jambi sebagai daerah penghasil utama, khususnya Desa Tangkit Baru yang memiliki peran signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pilar green economy di kawasan tersebut. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agrowisata nanas di Desa Tangkit Baru memberikan dampak positif terhadap aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dari sisi ekonomi, pengembangan produk dan inovasi khas daerah mampu meningkatkan daya tarik wisata, jumlah pengunjung, serta pendapatan masyarakat. Dari aspek sosial, keterlibatan berbagai pemangku kepentingan mendorong peningkatan interaksi dan kesejahteraan masyarakat lokal. Sementara itu, dari aspek lingkungan, penerapan prinsip keberlanjutan terlihat melalui pemanfaatan sumber daya alam jangka panjang, di mana tanaman nanas memiliki masa produktif hingga 10 tahun, serta pengelolaan limbah yang relatif minim. Penggunaan pupuk organik juga mendukung praktik pertanian yang ramah lingkungan. Dengan demikian, agrowisata ini telah mencerminkan implementasi pilar green economy secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026