Kebutuhan akan sarana transportasi dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan akibat semakin banyaknya kegiatan - kegiatan yang membutuhkan jasa transportasi sehingga bertambah pula intensitas pergerakan lalu lintas dalam kota maupun antar kota.      Angkutan umum adalah salah satu moda transportasi yang ada di Indonesia, di Kota Samarinda angkutan umum juga berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Banyak penduduk kota Samarinda menggunakan angkutan umum untuk transportasi mereka. Akibat kemacetan        Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja angkutan umum trayek A di kota samarinda dari waktu tempuh, biaya operasional kendaraan dan kelayakan tarif angkutan. Dari biaya operasional yang diperoleh akan dianalisis lagi dengan data pendapatan pendapatan supir angkutan umum yang diperoleh dari hasil kuisoner untuk mengetahui kelayakan tarif.               Maka hasil penelitian yang diperoleh adalah biaya operasional kendaraan (BOK) angkutan umum trayek A pergi melalui rute r1 – r11 dengan panjang ruas jalan = 8,711 kilometer adalah Rp. 44.570,- dan kembali melalui rute r1 - r11 dengan panjang ruas jalan = 9,411 kilometer adalah Rp. 50.474,- Perbandingan pendapatan bersih per bulan dari biaya operasional kendaraan (BOK) dengan upah umum regional (UMR) Rp. 3.291.360,- ≥ Rp 2.156.889 dari hasil tersebut tarif untuk angkutan kota trayek A masih layak digunakan.Â
Copyrights © 2016