Ziziphus mauritiana Lamk., (bidara/kom/kabuka) secara tradisional dimanfaatkan oleh masyarakat Pulau Timor, Kabupaten TTU-NTT, sebagai obat kanker payudara dan ginjal. Penelitian ini bertujuan menganalisis kandungan fitokimia, kadar fenolik total, dan uji aktivitas antioksidan ekstrak metanol daun, kulit batang, dan kulit akar bidara asal wilayah tersebut. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol. Analisis fitokimia menunjukkan ketiga ekstrak mengandung senyawa tanin, fenolik, flavonoid, dan saponin, tanpa alkaloid, sedangkan senyawa steroid dan triterpenoid hanya terdeteksi pada ekstrak kulit akar. Kadar fenolik total tertinggi terdapat pada ekstrak kulit batang (7,9364 mg GAE/g), diikuti kulit akar (5,9984 mg GAE/g) dan daun (3,2698 mg GAE/g). Uji aktivitas antioksidan menggunakan metode DPPH menunjukkan nilai IC 50 masing-masing ekstrak berkisar antara 122,8977–158,9256 μg/mL termasuk dalam kategori sedang. Hasil ini menunjukkan bahwa Ziziphus mauritiana Lamk., berpotensi dikembangkan sebagai sumber senyawa antioksidan alami.
Copyrights © 2026