Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk, makna, dan fungsi jargon yang digunakan oleh komunitas arus bawah pencak silat di Kediri. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif deskriptif yang berlandaskan teori sosiolinguistik dan etnografi komunikasi. Data penelitian terdiri dari tuturan lisan dan ungkapan jargon yang dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, serta dokumentasi. Proses analisis data dilakukan dengan langkah-langkah reduksi data, presentasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa tipe jargon yang teridentifikasi mencakup kata tunggal, kata derivatif, frasa, metafora, akronim, serta simbol nonverbal yang memiliki arti khusus dalam komunitas. Makna jargon bersifat kontekstual dan simbolis, tergantung pada konteks percakapan, hubungan sosial, serta latar budaya komunitas pencak silat. Pada saat yang sama, peran jargon mencakup pembentukan identitas kelompok, penguatan solidaritas internal, dan sebagai sarana komunikasi tertutup dalam aktivitas bersama. Dengan begitu, jargon memiliki peranan yang krusial dalam membentuk dan menjaga struktur sosial komunitas.
Copyrights © 2026