WHO memperkirakan Mycobacterium tuberculosis telah menginfeksi seperempat populasi dunia. Tahun 2022 tercatat 7,5 juta kasus TB baru—tertinggi sejak pemantauan global dimulai 1995. Indonesia menempati peringkat kedua dari 30 negara dengan beban TB tertinggi (10%). Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional menganalisis variabel umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, diabetes, konsumsi alkohol, merokok, kepadatan hunian, suhu, kelembaban, dan jenis lantai terhadap kejadian TB paru di wilayah kerja Puskesmas Muara Enim melalui analisis univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil menunjukkan masih terdapat responden BTA (+); mayoritas berusia 16–64 tahun, laki-laki, berpendidikan rendah, dan tidak bekerja. Sebagian besar tidak memiliki riwayat diabetes, tidak mengonsumsi alkohol, dan tidak merokok, serta kondisi rumah umumnya memenuhi syarat. Faktor paling dominan yang memengaruhi kejadian TB paru adalah kebiasaan merokok dan sanitasi lingkungan, khususnya jenis lantai rumah.
Copyrights © 2026