Kecurangan laporan keuangan terjadi dalam situasi laporan keuangan yang dimanipulasi untuk memberikan gambaran yang menyesatkan berkaitan dengan kondisi keuangan perusahaan. Penelitian ini diarahkan untuk menilai ef fraud diamond theory yang mencakup pressure, opportunity, rationalization, dan capability terhadap fraudulent financial reporting terhadap 32 perusahaan pada kategori usaha perbankan yang tercantum pada Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2019-2023. Data sekunder dikumpulkan melalui dokumen keuangan dan laporan tahunan, serta ditelaah memakai regresi logistik dengan bantuan software SPSS. Penelitian ini memberikan hasil keempat variabel fraud diamond secara simultan menyumbang dampak terhadap fraudulent financial reporting. Akan tetapi, dalam aspek parsial hanya variabel pressure yang menyumbang dampak positif signifikan. Sedangkan variabel opportunity, rationalization, dan capability tidak menyumbang dampak signifikan. Peneliti selanjutnya disarankan untuk mengembangkan indikator pengukuran fraud diamond. Temuan dari penelitian ini bisa dijadikan acuan bagi perusahaan dan landasan pertimbangan bagi para investor ketika membuat keputusan investasi. Kata kunci: Fraudulent Financial Reporting, Pressure, Opportunity, Rationalization, Capability
Copyrights © 2026