Indeks Harga Saham Gabungan yaitu suatu indeks dengan bertujuan agar dapat melakukan pengukuranterhadap performa yang ditunjukkan dengan harga dari seluruh saham yang listed pada BEI. Penelitian ini tujuannyayaitu agar dapat mengetahui pengaruh yang dimiliki secara jangka panjang dan jangka pendek BI Rate, Inflasi, GoldPrice, dan Kurs IDR/USD kepada IHSG dengan tercatatkan pada BEI ketika di tahun 2010-2024. Dalam melaksanakanpenelitiannya memakai teknik kuantitatif melalui sumber data dengan asalnya dari BPS, BI, bullion rates, kementrianperdagangan dan yahoo finance. Populasi pada pelaksanaan penelitian ini yaitu berupa BI Rate, Inflasi, Gold Price,beserta Kurs IDR/USD pada tahun 2010-2024. Di dalam pelaksanaan penelitian ini menggunakan metode analisis datayaitu Error Correction Model melalui suatu tingkat signifikansi 0,05. Melalui hasil penelitian, variabel BI ratemempengaruhi dengan negatif signifikan yaitu secara jangka panjang serta tanpa mempunyai pengaruh signifikansecara periode pendeknya. Variabel Inflasi memengaruhi dengan positif signifikan secara periode panjang besertamemengaruhi dengan negatif signifikan secara periode pendek. Untuk suatu variabel yang berwujud Gold Pricememengaruhi dengan positif signifikan yaitu secara jangka panjang beserta tidak memberikan pengaruh signifikansecara jangka pendeknya. Untuk variabel yang berwujud Kurs IDR/USD memengaruhi dengan positif signifikanbeserta pada Kurs IDR/USD memengaruhi dengan negatif signifikan melalui jangka pendek.Kata Kunci- bi rate, inflasi, gold price, kurs idr/usd, indeks harga saham gabungan.
Copyrights © 2026