Abstrak: Desa-desa di wilayah Manggarai Timur menghadapi tantangan rendahnya kesadaran pengelolaan lingkungan, terbatasnya pembinaan kepemimpinan pelajar, dan lemahnya kolaborasi pembangunan partisipatif serta Lunturnya budaya gotong royong. Pengabdian ini bertujuan mengembangkan model pemberdayaan partisipatif melalui Kemah Kerja Bakti Mahasiswa. Metode yang digunakan meliputi bakti sosial berbasis lingkungan, Latihan Kepemimpinan Tingkat Dasar (LKTD), seminar kolaboratif lintas sektor, pelayanan sosial-keagamaan, dan penguatan budaya melalui malam kesenian. Mitra kegiatan melibatkan 75 warga dan 60 siswa SMP dan 40 Anggota Imapelma Ende (Mahasiswa). Evaluasi dilakukan menggunakan observasi partisipatif dan angket pre post. Hasil menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan sebesar 38%, peningkatan kapasitas kepemimpinan pelajar sebesar 42%, serta peningkatan partisipasi warga dalam forum diskusi pembangunan sebesar 55%. Model ini efektif dalam membangun sinergi mahasiswa, masyarakat, pemerintah sebagai pendekatan pemberdayaan berkelanjutan.Abstract: Villages in the Manggarai Timur region face challenges such as low awareness of environmental management, limited leadership development among students, weak participatory development collaboration, and the gradual erosion of the culture of mutual cooperation. This community service initiative aims to develop a participatory empowerment model through the Student Community Service Camp (Kemah Kerja Bakti Mahasiswa). The methods employed include environment-based social service activities, Basic Leadership Training (LKTD), cross-sector collaborative seminars, socio-religious services, and cultural strengthening through an arts and cultural night. The program partners involved 75 community members, 60 junior high school students, and 40 members of IMAPELMA Ende (students). Evaluation was conducted using participatory observation and pre–post questionnaires. The results indicate a 38% increase in environmental awareness, a 42% improvement in students’ leadership capacity, and a 55% increase in community participation in development discussion forums. This model is effective in building synergy among students, the community, and the government as a sustainable empowerment approach.
Copyrights © 2026