Penelitian ini mengkaji karakteristik perkembangan sosio-emosional siswa kelas 1 Sekolah Dasar (usia 6-7 tahun) dan implikasinya dalam pembelajaran tahsin Iqro. Masa awal sekolah dasar merupakan periode krusial dalam pembentukan keterampilan sosial dan regulasi emosi yang berdampak signifikan terhadap keberhasilan pembelajaran, termasuk pembelajaran membaca Al-Qur'an. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan karakteristik perkembangan sosio-emosional, menganalisis implikasi dalam pembelajaran tahsin Iqro, dan merumuskan strategi pembelajaran yang sesuai. Penelitian studi literatur ini menggunakan analisis deskriptif-kualitatif terhadap teori perkembangan anak dan praktik pembelajaran PAI. Temuan menunjukkan karakteristik sosio-emosional siswa kelas 1 meliputi: kebutuhan akan penerimaan sosial, sensitivitas tinggi terhadap pujian dan kritik, kemampuan regulasi emosi yang masih berkembang, dan pembentukan konsep diri awal. Implikasi dalam pembelajaran tahsin Iqro mencakup: penggunaan metode menyenangkan dan bermakna, penerapan penguatan positif, pembelajaran kelompok yang mendukung interaksi sosial positif, dan penciptaan lingkungan belajar yang aman secara emosional. Penelitian merekomendasikan guru PAI mengintegrasikan pemahaman perkembangan sosio-emosional dalam merancang strategi pembelajaran tahsin Iqro yang efektif dan humanis berbasis developmentally appropriate practice.
Copyrights © 2026