Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika penerapan model cooperative learning tipe jigsaw dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti serta implikasinya terhadap pengembangan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model jigsaw mampu mendorong keaktifan siswa, meningkatkan interaksi dan kerja sama kelompok, serta melatih siswa dalam menganalisis materi dan menyampaikan pendapat secara logis. Namun demikian, dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa problematika, antara lain partisipasi siswa yang belum merata, keterbatasan waktu pembelajaran, kesiapan siswa yang berbeda dalam memahami peran kelompok ahli, serta kendala pengelolaan kelas. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan yang matang, pengarahan yang jelas, dan peran aktif guru sebagai fasilitator agar penerapan model jigsaw dapat berjalan secara optimal dalam pembelajaran PAI dan Budi Pekerti.
Copyrights © 2026