Perpustakaan telah berevolusi dari sekadar tempat penyimpanan buku menjadi pusat pengetahuan yang dinamis, memainkan peran penting dalam pendidikan, informasi, penelitian dan pelestarian budaya. Bhagavad Gita yang merupakan teks suci agama Hindu menawarkan wawasan mendalam tentang konsep belajar, pengetahuan (jnana) dan kebijaksanaan melalui jalan karma yoga, jnana yoga dan bhakti yoga. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengeksplorasi persimpangan konseptual antara peran perpustakaan modern dan konsep belajar dalam Bhagavad Gita. Metode yang digunakan yaitu studi literatur dengan menganalisis artikel jurnal akademik dan buku. Penelitian ini mengidentifikasi antara fungsi perpustakaan dalam memfasilitasi akses informasi (sravanam) dan mendukung refleksi (manana) dengan tahapan awal jnana yoga. Penelitian ini juga menganalisis potensi perpustakaan untuk memperluas perannya dari penyedia pengetahuan duniawi (apara vidya) menjadi fasilitator kebijaksanaan dan pemahaman diri (para vidya) serta relevansi kerangka etika Bhagavad Gita (dharma dan nishkama karma) bagi praktik dan manajemen perpustakaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi kearifan Bhagavad Gita dapat memperkaya konsep perpustakaan sebagai pusat pengetahuan, menawarkan landasan filosofis untuk layanan yang lebih holistik dan transformatif.
Copyrights © 2025