Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pola asuh tradisional dan modern dalam konteks Al-Qur'an, dengan Merujuk pada tafsir Tafsir al-Qur'an al-Azhim karya Ibnu Katsir. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi pendekatan pengasuhan yang telah berkembang dari generasi ke generasi, serta bagaimana nilai-nilai pengasuhan dalam Al-Qur'an—sebagaimana pembantaian oleh Ibnu Katsir—dapat menjadi landasan konteks untuk menjawab tantangan pengasuhan masa kini . Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan, di mana data dikumpulkan melalui teks ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan pendidikan dan pengasuhan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pengasuhan dalam tafsir Ibnu Katsir tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga kontekstual dan solutif, meliputi aspek spiritual, emosional, dan sosial anak. Kebaruan penelitian ini terletak pada reinterpretasi nilai-nilai klasik dalam tafsir Ibnu Katsir yang mampu memberikan paradigma baru dalam praktik pengasuhan modern, sekaligus mengubah persepsi bahwa pendekatan tradisional sudah tidak relevan lagi. Dengan demikian, nilai-nilai Al-Qur'an tetap berlaku dan relevan dalam membentuk karakter anak di era kontemporer.
Copyrights © 2025