Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Konsep Pemimpin Amanah Dalam Al-Qur'an Hadis Perspektif Quraish Shihab Laily Liddini; Hilda Asani Mustika; Fathurohim Fathurohim
AT-THARIQ: Jurnal Studi Islam dan Budaya Vol 3, No 01 (2023): AT-THARIQ: JURNAL STUDI ISLAM DAN BUDAYA
Publisher : STAI Sufyan Tsauri Majenang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57210/trq.v3i01.223

Abstract

Tujuan penulisan ini mengungkapkan tanda-tanda seorang pemimpin yang baik sehingga dapat dijadikan sebagai teladan dalam Al-Qur’an serta mendeskripsikan maknanya dalam kehidupan sosial menurut prespektif KH. Quraish Shihab. Subjek utama dari kajian ini adalah pemimpin dalam Al-Qur’an.  Penelitian ini termasuk jenis penelitian analisis data kualitatif dengan metode pengumpulan data yang diambil dari data di pustaka, membaca, mencatat dan merangkai bahan penelitian. Hasil penelitian ini, pertama, latar belakang biografi Quraish Shihab, metode penafsiran dan karya-karyanya. Kedua, konsep pemimpin amanah menurut penafsiran Quraish Shihab. Pemimpin merupakan orang yang memiliki tugas dan tanggungjawab dalam suatu kelompok. Pemimpin harus mampu mengatur, mengarahkan, mengontrol dan melayani pengikutnya dalam mencapai tujuan yang akan dicapai. Pada perkembangan-Nya pemilihan pemimpin di Indonesia telah mengalami kemajuan dari masa ke masa. Namun, problematika dalam mewujudkan pemimpin amanah masih harus diperbaiki baik dari pemimpin sendiri ataupun masyarakatnya. Oleh karena itu, masyarakat dalam hal ini perlu mengetahui symbol atau karakteristik pemimpin yang baik untuk memimpin sebuah negara seperti tanggungjawab, amanah, adil dan jujur.
A Comparison of Traditional and Modern Parenting in the Context of the Qur'an: Ibn Kathir's Interpretation of Surah Al-Baqarah Verse 233 Muhammad Rofi Pratama; Azka Ubaidillah; Laily Liddini
Journal Of Legal Studies Judex Praetor Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Of Legal Studies Judex Praetor, Volume 1, No. 1, July 2025
Publisher : Universitas Amikom Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35671/judex.v1i1.114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pola asuh tradisional dan modern dalam konteks Al-Qur'an, dengan Merujuk pada tafsir Tafsir al-Qur'an al-Azhim karya Ibnu Katsir. Fokus utama penelitian ini adalah mengidentifikasi pendekatan pengasuhan yang telah berkembang dari generasi ke generasi, serta bagaimana nilai-nilai pengasuhan dalam Al-Qur'an—sebagaimana pembantaian oleh Ibnu Katsir—dapat menjadi landasan konteks untuk menjawab tantangan pengasuhan masa kini . Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan, di mana data dikumpulkan melalui teks ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan pendidikan dan pengasuhan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pengasuhan dalam tafsir Ibnu Katsir tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga kontekstual dan solutif, meliputi aspek spiritual, emosional, dan sosial anak. Kebaruan penelitian ini terletak pada reinterpretasi nilai-nilai klasik dalam tafsir Ibnu Katsir yang mampu memberikan paradigma baru dalam praktik pengasuhan modern, sekaligus mengubah persepsi bahwa pendekatan tradisional sudah tidak relevan lagi. Dengan demikian, nilai-nilai Al-Qur'an tetap berlaku dan relevan dalam membentuk karakter anak di era kontemporer.