Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi tingkat kepercayaan dalam pemberian hutang Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Mojokerto. Tingkat kepercayaan menjadi aspek penting dalam proses penyaluran kredit karena berkaitan dengan keyakinan lembaga keuangan terhadap kemampuan dan kemauan debitur dalam mengembalikan pinjaman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga faktor utama yang memengaruhi tingkat kepercayaan dalam pemberian KUR, yaitu faktor karakter debitur, kelayakan dan kinerja usaha, serta hubungan dan komunikasi antara debitur dan pihak bank. Faktor karakter menjadi aspek paling dominan karena mencerminkan komitmen dan tanggung jawab debitur dalam memenuhi kewajiban pembayaran. Selain itu, kondisi usaha yang stabil dan perencanaan penggunaan dana yang jelas meningkatkan keyakinan lembaga keuangan. Hubungan dan komunikasi yang terbuka serta kooperatif juga memperkuat rasa saling percaya dalam proses penyaluran kredit. Dengan demikian, ketiga faktor tersebut menjadi dasar penting dalam menjaga efektivitas dan keberlanjutan program KUR di Kabupaten Mojokerto.
Copyrights © 2026