Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepatuhan pencatatan keuangan pada kafe modern non-franchise di Kelurahan Meri Kota Mojokerto. Pencatatan keuangan merupakan aspek penting dalam menjaga keberlanjutan usaha karena menjadi dasar dalam pengambilan keputusan, pengendalian arus kas, dan evaluasi kinerja usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar kafe telah melakukan pencatatan keuangan, namun masih dalam bentuk sederhana berupa pencatatan kas masuk dan kas keluar. Kepatuhan pencatatan belum sepenuhnya optimal karena masih ditemukan ketidakkonsistenan dalam pencatatan, keterbatasan penyusunan laporan keuangan secara lengkap, serta pencampuran antara keuangan pribadi dan usaha. Faktor pengetahuan akuntansi dan keterbatasan waktu menjadi kendala utama. Meskipun demikian, penggunaan aplikasi kasir digital pada beberapa kafe menunjukkan adanya upaya peningkatan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi diperlukan untuk mendukung kepatuhan pencatatan keuangan dan keberlanjutan usaha kafe modern non-franchise.
Copyrights © 2026