ISLAMIDA Journal of Islamic Studies
Vol. 1 No. 2 (2022): AGUSTUS

KONTEKSTUALISASI KONSEP KEPEMIMPINAN KHARISMATIK DALAM ISLAM

Agus Faisal Asyha (UIN Raden Intan)



Article Info

Publish Date
07 Jul 2022

Abstract

Manusia diciptakan Allah Swt mempunyai tujuan, salah satu tujuan penciptaan manusia adalah menjadi pemimpin dimuka bumi atau yang disebut dalam bahasa al-Qurannya (khalifah fil ard). Dalam rangka mengemban amanah yang diberikan Allah Swt tersebut maka manusia dalam menjalankan roda kepemimpinannya harus mempunyai tipe atau corak masing-masing dalam kepemimpinannya. Berbagai warna dan corak pemikiran manusia dalam satu kelompok sekala besar ataupun kecil kemudian dijadikan satu haluan dengan mengkombinasikan hasil pemikiran bersama tesebut sehingga bisa menghasilkan suatu tujuan bersama dan mencapai tujuan tersebut, itulah kepemimpinan yang bijak dengan konsep mengayomi dan berlandaskan musyawarah mufakat. Kepemimpinan karismatik adalah tentang bagaimana seorang pemimpin melakukan kegiatan komunikasi dengan cara membangkitkan rasa empati dan juga menampilkan emosi yang sangat kuat pada mereka yang ada disekitarnya. Berdasarkan beberapa pengertian kepemimpinan, tujuan dari kepemimpinan karismatik adalah untuk membuat perubahan yang positif di dalam kehidupan pemimpin tersebut. Pemimpin yang karismatik seringkali dianggap sebagai seorang orator yang sangat ahli dalam menyampaikan visinya. Kenapa? Karena seorang pemimpin yang karismatik sangat mengandalkan gaya berbahasanya yang sangat fasih, daya tariknya yang menawan, dan mampu merayu demi bisa mencapai tujuannya. Tapi, gaya kepemimpinan karismatik ini tidak hanya mengandalkan impiannya pada seluruh skill tersebut. Para pemimpin yang berkarisma juga sangat mengerti tentang pentingnya menjadi panutan yang baik agar bisa memperoleh kepercayaan dari masyarakat. Untuk itu, mereka seringkali terjun langsung ke lapangan di barisan paling depan agar bisa mempromosikan visinya tersebut. Para pemimpin yang karismatik juga cenderung lebih fokus pada usahanya agar bisa mempererat ikatan sosial. Oleh karena itu, seringkali seorang pemimpin rela berkorban bersama dengan para pasukannya. Para pemimpin karismatik mempunyai peran yang sangat besar dalam membuat perubahan sosial. Di dalam dunia kerja, tujuan penerapan kepemimpinan karismatik adalah untuk memotivasi setiap karyawan agar bisa bekerja lebih produktif dan memiliki hidup yang sejahtera.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

islamida

Publisher

Subject

Religion Other

Description

ISLAMADA is primarily intended for the publication of scholarly works in the field of Islamic Studies, especially ones that relate to Islamic theology, Islamic philosophy, Islamic mysticism and Islamic thoughts, Islam in the Local Nation, Studies of the Quran and Hadith and Islam and ...