Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner
Vol. 1 No. 01 (2026): ISSUE JANUARI

Pendampingan Penanggulangan Stunting melalui Pemberian Makanan Pendamping Asi (MP-Asi) Berbasis Inovasi Lokal di Desa Larangan Tokol

Shinta Oktafiana (Universitas Islam Negeri Madura, Pamekasan)
Sahrul Romadhon (Universitas Islam Negeri Madura, Pamekasan)
Achmad Muzammil Alfan Nasrullah (Universitas Islam Negeri Madura, Pamekasan)
Salman Al-walidi (Universitas Islam Negeri Madura, Pamekasan)
Muhammad Hadiatur Rahman (Universitas Islam Negeri Madura, Pamekasan)
Faraniena Yunaeni Risdiana (Universitas Islam Negeri Madura, Pamekasan)



Article Info

Publish Date
30 Jan 2026

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya peningkatan pemahaman ibu-ibu posyandu terhadap pentingnya pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) bergizi seimbang berbasis bahan pangan lokal. Berdasarkan hasil identifikasi awal, sebagian besar ibu di wilayah kegiatan masih memberikan MPASI yang bersifat instan, praktis, dan tinggi bahan tambahan seperti bubur instan, nugget, sosis, dan biskuit manis. Kebiasaan tersebut menyebabkan anak-anak lebih sering mengalami Gerakan Tutup Mulut (GTM) dan kesulitan memenuhi kebutuhan gizi seimbang. Melalui pendekatan partisipatif, tim pengabdi bekerja sama dengan Ketua RT, kader Posyandu Puspita, dan bidan desa untuk menyusun strategi pencegahan stunting berbasis edukasi gizi. Kegiatan meliputi penimbangan balita, konsultasi kesehatan, penyampaian materi oleh ahli gizi, diskusi interaktif, serta refleksi bersama peserta. Pemateri memaparkan prinsip gizi seimbang dan memperkenalkan berbagai bahan lokal bergizi tinggi seperti ikan kembung, daun kelor, santan, tahu, tempe, telur, hati ayam, dan ikan teri yang mudah diperoleh di sekitar Pamekasan. Dalam sesi refleksi, ibu-ibu saling berbagi pengalaman mengenai anak GTM dan bersama-sama menemukan solusi, seperti membiarkan anak merasakan lapar alami tanpa pemberian camilan ringan serta menyusun daftar bahan pangan bergizi sesuai pedoman Kementerian Kesehatan. Hasil refleksi juga menghasilkan kesepakatan untuk menunjuk kader posyandu sebagai penyusun panduan kebutuhan gizi anak yang kemudian dibagikan melalui grup WhatsApp sebagai media edukasi lanjutan. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan kesadaran dan keterampilan ibu-ibu dalam menyediakan MPASI bergizi berbahan lokal. Selain memperkuat kapasitas kader posyandu, kegiatan ini juga mendorong terbangunnya komitmen bersama antara masyarakat dan tenaga kesehatan dalam mewujudkan upaya pencegahan stunting melalui pemberdayaan keluarga dan pemanfaatan potensi pangan lokal.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpim

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Public Health

Description

Jurnal Pengabdian Inovatif Multidisipliner (JPIM) adalah jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bersifat inovatif, aplikatif, dan berorientasi pada pemberdayaan. Jurnal ini menjadi wadah bagi para akademisi, peneliti, praktisi, dan penggiat pengabdian ...