Penurunan kualitas udara akibat aktivitas pasar menjadi perhatian utama dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat dan lingkungan. Pasar Kasih Naikoten sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi di Kota Kupang berpotensi menghasilkan emisi gas seperti karbon monoksida (CO), Amonia (NH3) dan Metana (CH4) yang dapat mencemari udara. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring kualitas udara berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan sensor gas. Sistem ini memanfaatkan NodeMCU ESP32 sebagai mikrokontroler yang menghubungkan berbagai sensor, seperti MQ-135, MQ-7, MQ-2 dan DHT22 untuk mendeteksi suhu dan polutan udara secara real-time. Data yang dikumpulkan dikirim ke Bot Telegram untuk pemantauan jarak jauh. Hasil penelitian diharapkan dapat membantu PD. Pasar Kota Kupang dalam memantau emisi gas dan mengambil langkah mitigasi yang tepat. Dengan sistem ini, pengelolaan kualitas udara dapat dilakukan lebih efektif dan efisien guna memenuhi standar lingkungan yang ditetapkan pemerintah serta meminimalkan dampak negatif terhadap masyarakat sekitar.
Copyrights © 2026