Penelitian ini menganalisis ketidakselarasan antara Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan media pembelajaran yang digunakan dengan kebutuhan belajar anak usia dini di Yayasan Pendidikan Al-Huda, serta mengidentifikasi dampaknya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen, penelitian ini mengungkap beberapa temuan kunci. Hasil menunjukkan ketidakselarasan signifikan pada tingkat kesulitan materi yang seringkali melampaui tahap pra-operasional Piaget, metode pembelajaran yang cenderung pasif meskipun KTSP menekankan bermain (mengabaikan Zona Perkembangan Proksimal Vygotsky), dan kurangnya stimulasi holistik karena diversifikasi media yang terbatas. Dampaknya terlihat jelas pada penurunan minat dan motivasi belajar anak, kesulitan memahami konsep, partisipasi pasif di kelas, serta pencapaian kompetensi kognitif dan non-kognitif yang tidak optimal. Berbagai faktor penyebab, seperti pemahaman guru yang bervariasi dan keterbatasan sumber daya, turut berkontribusi. Oleh karena itu, direkomendasikan adaptasi KTSP yang berkelanjutan, peningkatan kompetensi guru dalam pengembangan media, serta diversifikasi media pembelajaran yang interaktif dan relevan untuk mengoptimalkan perkembangan anak secara holistik.
Copyrights © 2024