Penelitian ini membahas tiga institusi utama dalam pendidikan Islam di Indonesia, yaitu pondok pesantren, madrasah, dan sekolah, dengan fokus pada sejarah, karakteristik, serta permasalahan yang dihadapi masing-masing lembaga. Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan tradisional Islam yang berakar kuat dalam budaya lokal, dengan ciri khas seperti keberadaan kyai, santri, masjid, asrama, dan pengajaran kitab kuning. Madrasah merupakan bentuk pengembangan pendidikan pesantren yang mengakomodasi kurikulum umum dan agama secara terpadu, sedangkan sekolah merupakan hasil dari sistem pendidikan formal yang diperkenalkan oleh pemerintah kolonial Belanda. Dalam makalah ini dijelaskan bahwa pendidikan Islam di ketiga lembaga tersebut menghadapi berbagai tantangan, seperti dikotomi ilmu, lemahnya infrastruktur, rendahnya minat terhadap kitab kuning, serta kurangnya dukungan pemerintah, terutama dalam hal standar tenaga pendidik dan sarana prasarana. Kajian ini menekankan pentingnya sinergi antara nilai-nilai tradisional dan pembaruan sistem pendidikan agar pendidikan Islam tetap relevan, adaptif, dan mampu melahirkan generasi yang unggul dalam aspek intelektual, spiritual, dan moral.
Copyrights © 2025