Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Learning Cycle 5E terhadap pemahaman konsep siswa pada materi energi, usaha, dan daya. Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan desain nonequivalent control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model Learning Cycle 5E dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep berbentuk esai yang diberikan melalui pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai posttest pada kelas eksperimen sebesar 83.07, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 68.92. Peningkatan pemahaman konsep pada kelas eksperimen sebesar 50.71, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 30.26. Selain itu, ketercapaian indikator pemahaman konsep pada kelas eksperimen berada pada kategori baik dengan persentase 82,5%, sedangkan kelas kontrol berada pada kategori cukup dengan persentase 63,98%. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelas, yang mengindikasikan bahwa penerapan model Learning Cycle 5E memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa. Dengan demikian, model pembelajaran Learning Cycle 5E efektif digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran fisika untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa pada materi energi, usaha, dan daya.
Copyrights © 2026