Pulau Gili iyang memiliki kekhasan alam dan budaya yang berpotensi dikembangkan sebagai destinasi wisata kesehatan dan budaya, namun keterbatasan literasi digital masyarakat menghambat penyebaran informasi dan pemasaran yang efektif. Kegiatan pengabdian yang dilaksanakan di Desa Banraas (29–31 Oktober 2025) menggunakan pendekatan partisipatif berbasis riset untuk meningkatkan kapasitas digital, melatih produksi konten, serta membangun kanal branding digital. Hasil awal menunjukkan peningkatan kemampuan pengelolaan media sosial, terbentuknya website dan akun promosi desa, serta tersusunnya arsip digital potensi lokal. Temuan ini mendukung gagasan bahwa pemberdayaan komunitas lewat literasi digital dan strategi komunikasi digital dapat memperkuat branding destinasi berbasis masyarakat dan meningkatkan visibilitas pariwisata pesisir.
Copyrights © 2026