Alat tangkap Bubu merupakan alat tangkap yang berbentuk seperti perangkap dan bersifat pasif dan menetap di dasar perairan yang bertujuan menangkap ikan yang berada di dasar perairan. Penggunaan alat bubu masih tradisional dan sederhana baik secara pembuatan maupun penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis ikan hasil tangkapan bubu dasar di Perairan Penajam, Kalimantan Timur, serta menganalisis karakteristik morfometrik, parameter pertumbuhan, mortalitas, dan laju eksploitasi masing-masing spesies. Pengumpulan data dilakukan pada Juli hingga September 2024 melalui penangkapan menggunakan alat tangkap bubu dasar. Total diperoleh 221 individu dari 12 spesies ikan, di antaranya Caesio cuning, Caranx melampygus, Epinephelus coioides, Lutjanus erythropterus, Lutjanus johnii, Lutjanus monostigma, Melicthys niger, Painted sweetlips, Platax boersii, Pomacanthus annularis dan Siganus canaliculatus. Analisis morfometrik menunjukkan hubungan panjang dan berat ikan memiliki nilai koefisien determinasi (R2 = 70- 90%) di atas 50%, dengan pola pertumbuhan allometrik positif. Parameter oseanografi seperti suhu, pH, DO, salinitas, dan kecerahan masih berada dalam batas optimal bagi kehidupan ikan. Hasil estimasi menunjukkan sebagian besar spesies memiliki mortalitas alami lebih tinggi dari mortalitas penangkapan, namun spesies seperti Caesio cuning dan Platax boersii mengalami tekanan eksploitasi yang tinggi (E > 0,5). Data ini penting sebagai dasar pengelolaan perikanan berkelanjutan di kawasan Perairan Penajam.
Copyrights © 2026