Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan wilayah pesisir serta menjadi indikator kesehatan perairan. Pulau Tunda memiliki vegetasi mangrove yang tersebar di beberapa titik pesisir, sehingga penting untuk dilakukan analisis terhadap kondisi kerapatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerapatan mangrove berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 201 Tahun 2004 tentang Kriteria Baku dan Pedoman Penentuan Kerusakan Mangrove. Penelitian dilakukan di dua stasiun dengan masing- masing dua plot pengamatan. Penentuan lokasi stasiun didasarkan pada hasil analisis citra satelit Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Analisis jenis mangrove mengacu pada buku saku keanekaragaman mangrove, dengan analisis dominasi mangrove berdasarkan INP (Indeks Nilai Penting). Pengukuran parameter kualitas air diukur menggunakan pH meter, termometer, dan refraktometer untuk mendukung analisis ekologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerapatan mangrove di pesisir Pulau Tunda tergolong baik, dengan nilai kerapatan >1.500 pohon/ha. Parameter kualitas air juga berada pada kisaran optimal bagi pertumbuhan mangrove, yaitu suhu 28–32 °C.
Copyrights © 2026