Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Daerah Potensial Penangkapan Ikan (DPPI) Berdasarkan Parameter Oseanografi: Studi Kasus di Wilayah AOI 5 WPP 712 Falah, Hilwa Nur; Imansyah, Muhamad; Rahmat, Gavin Sangraha; Makhtar, Muhammad Ottmar; Qatrunnada, Vinsa; Hervia, Sattar Putra
MAIYAH Vol 4 No 1 (2025): Maiyah : Vol. 4 No. 1 Maret 2025
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.maiyah.2025.4.1.14602

Abstract

Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 712, khususnya Laut Jawa, memiliki potensi perikanan yang tinggi dengan keanekaragaman hayati dan produktivitas perikanan yang signifikan. Penelitian ini menganalisis Daerah Potensial Penangkapan Ikan (DPPI) berdasarkan parameter oseanografi seperti suhu permukaan laut, klorofil-a, dan salinitas. Data oseanografi berbasis satelit digabungkan dengan teknologi spasial untuk memetakan distribusi ikan, terutama ikan tongkol (Euthynnus affinis). Hasil penelitian menunjukkan korelasi erat antara faktor oseanografi dan distribusi ikan, mendukung pengelolaan perikanan yang lebih efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan pendekatan berbasis data untuk meningkatkan efektivitas kegiatan penangkapan ikan sekaligus menjaga ekosistem laut.
PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA SISTEM INFORMASI PERTUKARAN DATA MARITIM DI BMKG STASIUN MARITIM KELAS 1 MERAK Arifin, Willdan Aprizal; Rosalia, Ayang Armelita; Ramdhani, Muhammad Akbar; Fadillah, Annisa Nur; Murtianingsih, Dzakiya Fikri; Makhtar, Muhammad Ottmar; Fadzar, Angga; Hikmattulloh, M. Bintang; Apriansyah, Muhammad Renaldi; Tirtana, Denta
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 7 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i7.2740

Abstract

BMKG Stasiun Maritim Kelas 1 Merak merupakan instansi strategis dalam penyediaan informasi cuaca maritim di wilayah Selat Sunda. Selama ini, pertukaran data maritim antar lembaga masih mengandalkan aplikasi pihak ketiga yang tidak mendukung dokumentasi dan pengarsipan data secara terstruktur. Kondisi ini menimbulkan berbagai risiko, terutama dalam situasi darurat. Oleh karena itu, dibutuhkan sistem informasi yang terintegrasi dan sesuai dengan kebutuhan operasional. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan sistem informasi pertukaran data maritim berbasis web yang dapat meningkatkan efektivitas komunikasi dan ketertelusuran informasi. Metode yang digunakan meliputi identifikasi kebutuhan melalui observasi dan wawancara, perancangan sistem berbasis Laravel dan MySQL, implementasi sistem ke mitra, serta evaluasi melalui diskusi dan umpan balik dari pengguna.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan dapat menyimpan data secara terstruktur, menampilkan informasi secara real-time, dan mendukung distribusi data yang terdokumentasi. Sistem ini juga menyediakan antarmuka yang ramah pengguna dan dapat diakses melalui berbagai perangkat. Mitra pengabdian memberikan respon positif dan menyampaikan masukan untuk pengembangan fitur lanjutan, termasuk Early Warning System. Implementasi sistem dinilai berhasil menggantikan ketergantungan pada aplikasi pesan instan dan meningkatkan efisiensi komunikasi data maritim. Sistem juga membuka peluang untuk replikasi di wilayah kerja lainnya. Kegiatan ini berhasil menjawab kebutuhan mitra dan menjadi contoh penerapan teknologi tepat guna dalam layanan informasi maritim.
Analisis Kerapatan Mangrove Sebagai Indikator Kesehatan Perairan di Pulau Tunda Agustina, Gina; Lang Lang Buana, Noor Azmi; Hendriawan, Raja Banu; Ramadhan, Mega Aulia; Yakub, Diana Sadira; BR Manik, Crista Gresya; Putri, Devina Humaira; Widiyanto, Kukuh; Yusuf, Rakhil Syakira; Makhtar, Muhammad Ottmar; Ramadhan, Fadli Kurnia
Jurnal Laot Ilmu Kelautan Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Laot Ilmu Kelautan
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jlik.v8i1.12743

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam menjaga kestabilan wilayah pesisir serta menjadi indikator kesehatan perairan. Pulau Tunda memiliki vegetasi mangrove yang tersebar di beberapa titik pesisir, sehingga penting untuk dilakukan analisis terhadap kondisi kerapatannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerapatan mangrove berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 201 Tahun 2004 tentang Kriteria Baku dan Pedoman Penentuan Kerusakan Mangrove. Penelitian dilakukan di dua stasiun dengan masing- masing dua plot pengamatan. Penentuan lokasi stasiun didasarkan pada hasil analisis citra satelit Normalized Difference Vegetation Index (NDVI). Analisis jenis mangrove mengacu pada buku saku keanekaragaman mangrove, dengan analisis dominasi mangrove berdasarkan INP (Indeks Nilai Penting). Pengukuran parameter kualitas air diukur menggunakan pH meter, termometer, dan refraktometer untuk mendukung analisis ekologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerapatan mangrove di pesisir Pulau Tunda tergolong baik, dengan nilai kerapatan >1.500 pohon/ha. Parameter kualitas air juga berada pada kisaran optimal bagi pertumbuhan mangrove, yaitu suhu 28–32 °C.