Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembelajaran matematika di sekolah dasar berdiferensiasi berbantuan kecerdasan buatan sebagai upaya mewujudkan kelas inklusif di era digital. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan kualitatif melalui analisis berbagai jurnal ilmiah, buku, dan hasil penelitian yang relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Data pendukung diperoleh melalui observasi dan wawancara terbatas dengan guru sekolah dasar untuk memperkuat temuan kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi mampu menyesuaikan kebutuhan belajar siswa berdasarkan kesiapan, minat, dan profil belajar. Pemanfaatan kecerdasan buatan membantu guru dalam memberikan pembelajaran yang lebih personal, adaptif, dan efisien. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan kompetensi digital guru, kurangnya sarana teknologi, dan minimnya pelatihan. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa integrasi pembelajaran berdiferensiasi dan kecerdasan buatan berpotensi meningkatkan kualitas pembelajaran matematika sekaligus menciptakan kelas yang lebih inklusif di sekolah dasar.
Copyrights © 2026