Musculoskeletal Disorders (MSDs) merupakan masalah kesehatan kerja yang signifikan bagi para pekerja, terutama pengemudi angkutan penumpang antarkota, akibat jam kerja yang panjang dan postur tubuh yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara lama waktu kerja, masa kerja, dan postur tubuh saat mengemudi, terkait dengan keluhan MSDs di kalangan pengemudi angkutan penumpang antarkota di Sulawesi Tenggara. Metodologi yang digunakan adalah studi observasional analitis dengan desain cross-sectional. Populasi studi mencakup seluruh pengemudi kendaraan penumpang antarkota, dengan sampel sebanyak 83 responden yang dipilih menggunakan teknik sampling total. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Nordic Body Map, dan uji Chi-Square diterapkan pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05) untuk analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan adanya korelasi yang signifikan antara lama masa kerja (p = 0,001), lama waktu kerja (p = 0,003), dan postur kerja (p = 0,002) dengan keluhan MSDs. Kemungkinan terjadinya gangguan muskuloskeletal meningkat seiring dengan bertambahnya jam kerja dan postur tubuh yang buruk. Penelitian ini menunjukkan adanya korelasi antara ketiga variabel tersebut dengan keluhan MSDs.
Copyrights © 2026