Komunikasi non-verbal melalui bahasa tubuh memiliki peran signifikan dalam pelatihan olahraga, termasuk Pencak Silat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran bahasa tubuh dalam meningkatkan pemahaman atlet terhadap instruksi teknis dan membangun keterikatan emosional antara pelatih dan atlet. Dengan menggunakan metode observasi dan wawancara, hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa tubuh oleh pelatih dapat memperjelas pesan yang disampaikan, mengatasi kendala dalam memahami istilah teknis, serta meningkatkan motivasi dan keterikatan emosional atlet. Selain itu, bahasa tubuh terbukti efektif dalam memfasilitasi pembelajaran gerakan kompleks, yang sering kali sulit dijelaskan secara verbal. Penelitian ini menekankan bahwa bahasa tubuh bukan hanya pelengkap, tetapi merupakan komponen integral dalam komunikasi yang efektif di pelatihan olahraga.
Copyrights © 2026