Bahasa positif semakin diakui sebagai salah satu strategi psikologis yang berpengaruh dalam proses pembinaan atlet remaja. Di lingkungan olahraga sekolah, khususnya cabang basket, dukungan verbal dari pelatih maupun rekan satu tim dapat membentuk suasana latihan yang lebih kondusif serta mendorong perkembangan mental pemain. Di SMAN 17 Bandung, basket menjadi salah satu kegiatan ekstrakurikuler yang cukup diminati, namun sejumlah pemain masih menunjukkan kepercayaan diri yang fluktuatif, terutama pada situasi kompetitif. Kondisi tersebut menegaskan pentingnya pendekatan komunikatif yang mampu memperkuat keyakinan diri para pemain. Penelitian ini hadir untuk menggambarkan bagaimana bahasa positif diterapkan serta sejauh mana pengaruhnya terhadap kepercayaan diri pemain basket di sekolah tersebut.
Copyrights © 2026