Studi ini bermaksud mengeksplorasi dan mengkontraskan penerapan gaya bahasa jurnalistik dalam pelaporan pertandingan cabang olahraga (cabor) tradisional serta cabor modern di media massa Indonesia. Dualitas antara olahraga yang telah terintegrasi secara internasional seperti sepak bola, bulu tangkis dan olahraga yang berbasis pada tradisi lokal seperti pencak silat dan pacu jalur diperkirakan tercermin dalam pendekatan representasi bahasa oleh media. Penelitian ini menggunakan metode analisis konten stilistika terhadap sampel artikel berita dari platform daring terkemuka yang diterbitkan dalam jangka waktu tertentu. Data yang dievaluasi meliputi pengenalan, kategorisasi, dan tingkat kemunculan berbagai majas seperti perbandingan, pertentangan, perulangan serta kosakata konotatif.Pelaporan cabor modern umumnya ditandai oleh gaya bahasa yang menekankan data numerik, keprofesionalan, dan penggambaran dramatis kompetisi global, sering kali memanfaatkan majas yang bersifat universal. Di sisi lain, pelaporan cabor tradisional secara konsisten mengandalkan gaya bahasa yang kaya metafora budaya, kepahlawanan, dan sentuhan lokal untuk memperkuat identitas serta nilai-nilai kultural. Temuan ini mengonfirmasi bahwa media memanfaatkan bahasa sebagai instrumen strategis dalam membentuk persepsi olahraga, dengan implikasi penting bagi penyusunan program studi jurnalisme olahraga dan inisiatif pemeliharaan budaya melalui komunikasi publik.
Copyrights © 2026